Transformasi Kebun Binatang Surabaya Dimulai, UC Pimpin Revitalisasi

- Publisher

Selasa, 9 September 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

BicaraSurabaya.com – Universitas Ciputra (UC) melalui School of Creative Industry (SCI) resmi menjalin kerja sama dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk proyek rebranding dan revitalisasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali ikon legendaris Kota Pahlawan menjadi kebun binatang modern yang ramah keluarga serta relevan bagi generasi muda.

Koordinator program sekaligus dosen Arsitektur UC, Laurensia Maureen Nuradhi, menjelaskan kerja sama ini melibatkan lintas disiplin dari lima fakultas dengan delapan proyek utama. Fokusnya mencakup penataan kawasan, desain seragam, branding, hingga pelatihan bisnis dan pemasaran digital.

Baca Juga:  250 Titik Parkir Ilegal di Surabaya Disegel

“Prioritas awal adalah revitalisasi Gerbang Komodo. Rangkanya sudah ada, kini kami menggarap konsep desain bersama dosen, mahasiswa, dan tim KBS. Setelah itu dilanjutkan dengan tampak depan, interior, hingga pencahayaan akuarium indoor,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam implementasinya, masing-masing fakultas memiliki peran. Fakultas Industri Kreatif menggarap arsitektur kawasan dan tenant, mahasiswa fashion mendesain seragam karyawan sesuai zona satwa, sedangkan Visual Communication Design fokus pada branding, merchandise, dan promosi. Fakultas Pariwisata menyiapkan pelatihan event dan hospitality, sementara Fakultas Entrepreneurship serta Informatika memperkuat model bisnis, riset pasar, dan strategi digital marketing.

Baca Juga:  Libur dan Cuti Bersama 2020, KBS Targetkan 10 Ribu Pengunjung

Laurensia menambahkan, sekitar 150–300 mahasiswa dari berbagai kelas akan terlibat dalam proyek ini. Nota kesepahaman (MoU) berlaku selama dua tahun dengan pengerjaan bertahap.

Direktur Operasional dan Umum KBS, Nurika Widyasanti, menyambut positif kolaborasi ini sebagai kerja sama perdana dengan perguruan tinggi. “Kami senang sekali, karena kerja sama ini akan mempercepat transformasi KBS menjadi destinasi wisata modern tanpa meninggalkan fungsi konservasi,” ungkapnya.

Terkait pendanaan, Nurika menyebut masih dalam tahap koordinasi. Implementasi akan berjalan bertahap sesuai prioritas pengembangan yang disepakati bersama. (BS/Za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB