Bicarasurabaya.com – Tempong Sri Dewi menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan pihak yang terdampak ledakan LPG di outletnya di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026). Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Permintaan maaf disampaikan manajemen Tempong Sri Dewi melalui media sosial pada Selasa malam. Mereka menyatakan prihatin atas dampak ledakan yang terjadi di area outlet.
“Segenap manajemen dan keluarga besar Tempong Sri Dewi ingin menyampaikan permintaan maaf dari lubuk hati yang paling dalam, atas segala dampak dan kesulitan yang timbul akibat kejadian hari ini,” tulis manajemen di akun media sosialnya.
Manajemen juga menyampaikan simpati kepada warga di sekitar lokasi yang terdampak. Mereka menyebut peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran, kerugian, dan ketidaknyamanan.
“Kami memahami bahwa kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran, kerugian, serta ketidaknyamanan bagi banyak pihak, khususnya para tetangga dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi,” lanjut pernyataan tersebut.
Tempong Sri Dewi menyatakan tengah menghubungi pihak-pihak yang terdampak dan mengupayakan penyelesaian atas kejadian tersebut.
“Kami juga berharap kondisi di sekitar lokasi dapat segera kembali aman, tenang, dan pulih seperti sediakala,” tulisnya. (BS/za)









