Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas

- Publisher

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

i

Foto: Istimewa

Bicarasurabaya.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot delapan pejabat Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog buntut temuan dugaan pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras bersubsidi itu diduga dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi.

Amran menyebut, total ada 10 orang dari Bapanas dan Bulog yang dikenai tindakan. Sebanyak delapan orang dicopot dari jabatannya, sedangkan dua lainnya mendapat surat peringatan.

Dari delapan pejabat yang dicopot, dua berasal dari Bapanas dan enam lainnya merupakan pejabat Bulog wilayah DKI Jakarta.

“Delapan lainnya kita copot. Kalau ada yang bersalah, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Amran mengatakan, peran masing-masing pejabat masih didalami. Sementara itu, dugaan modus yang ditemukan adalah mitra Bulog mengemas ulang beras SPHP, mencampurnya dengan beras tanpa merek, lalu menjualnya sebagai beras premium.

Menurut Amran, beras SPHP yang seharusnya dijual dengan harga Rp 12.500 per kilogram diduga dikemas ulang dan dipasarkan seharga Rp 17.000 per kilogram.

Baca Juga:  Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

“Ini dibongkar, kita jual hanya Rp 12.500, kemudian dijual Rp 17.000 ke pasar,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah Amran melakukan inspeksi mendadak di sebuah rumah di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026). Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai gudang pengoplosan beras SPHP.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat tumpukan beras medium tanpa merek dan kemasan beras SPHP. Di bagian depan rumah juga terpasang spanduk bertuliskan Toko/Rumah Beras Kayumanis, Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur.

Baca Juga:  Polda Jatim Tangkap Penyalur PMI Ilegal, Korban Disiksa di Arab Saudi

Amran menyebut beras yang ditemukan di lokasi mencapai 600 ton. Menurut informasi yang diterimanya, rumah tersebut telah diamankan dan berasnya disita.

Beras SPHP merupakan instrumen pemerintah untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga beras agar tetap terjangkau masyarakat. Dugaan pengemasan ulang beras bersubsidi menjadi produk premium dengan harga lebih tinggi kini menjadi perhatian dalam penanganan kasus tersebut.

Pemerintah menyatakan penindakan akan dilanjutkan sesuai hasil pendalaman dan ketentuan hukum yang berlaku. (BS/za)

Berita Terkait

Proyek Rumah Pompa Surabaya Capai 90%, Ditargetkan Rampung November
Harga Emas Antam Turun Setelah Naik Dua Hari, Ini Daftar Lengkapnya
Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB
Jadi Mandor Proyek di Ngawi, 2 WNA China Dideportasi
Jelang Lawan Persijap, Bernardo Tavares Pantau Kebugaran Pemain
Cuaca Surabaya Cerah Berawan, Suhu Tembus 34 Derajat
Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia
Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Proyek Rumah Pompa Surabaya Capai 90%, Ditargetkan Rampung November

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Harga Emas Antam Turun Setelah Naik Dua Hari, Ini Daftar Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Jadi Mandor Proyek di Ngawi, 2 WNA China Dideportasi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas

Kamis, 29 Okt 2026 - 12:36 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Setelah Naik Dua Hari, Ini Daftar Lengkapnya

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:40 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik Program Insinyur ITB. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Emil Dardak Jadi Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB

Kamis, 29 Okt 2026 - 09:03 WIB

(Foto: Ilustrasi/dok bs)

Bicara Jatim

Jadi Mandor Proyek di Ngawi, 2 WNA China Dideportasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 08:41 WIB