Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

- Publisher

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diskominfo Surabaya

i

Foto: Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Anak muda di Surabaya didorong tak sekadar menjadi peserta pembangunan, tetapi juga menggerakkan ekonomi di lingkungan tempat tinggalnya. Pemkot Surabaya menyiapkan dukungan anggaran untuk kegiatan produktif pemuda, termasuk pengembangan usaha dan penguatan Kampung Pancasila.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Salah satunya dengan memberi ruang sekaligus dukungan anggaran agar gagasan anak muda bisa berkembang menjadi kegiatan produktif.

Hal itu disampaikan Eri seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (28/10/2026). Upacara mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” dan diwarnai pembacaan ikrar oleh 24 pemudi dan pemuda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kota Surabaya ini milik para pemuda. Mereka tidak boleh berhenti dan tidak boleh hanya menjadi penonton. Karena itu, kami tidak hanya melibatkan mereka dalam pembangunan atau Musrenbang Pemuda, tetapi juga memberikan anggaran agar para pemuda bisa bergerak,” kata Eri.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,592 Juta per Gram

Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat kegiatan pemuda di tingkat kampung, antara lain melalui Karang Taruna dan aktivitas di balai RW. Sejumlah kelompok anak muda mulai merintis usaha yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, seperti penyediaan telur hingga penjualan parfum dan deodoran.

Mereka juga menggelar kegiatan sosial dan hiburan, termasuk pemutaran film dengan konsep layar tancap atau misbar (gerimis bubar). Kegiatan semacam ini sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk.

Eri berharap kegiatan tersebut tak berhenti sebagai aktivitas pemuda, tetapi ikut menghidupkan ekonomi warga dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kampung.

Baca Juga:  Emas Antam Terjun Bebas, Kini Dijual Rp 2,5 Juta per Gram

“Lewat kegiatan anak-anak muda ini, kita ingin Kampung Pancasila benar-benar hidup, nilai-nilainya diterapkan sehari-hari. Anak-anak muda bisa bergerak bersama, saling membantu, menjaga kerukunan, dan peduli dengan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Eri, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kerukunan dan kepedulian sosial masyarakat. Karena itu, ruang bagi anak muda untuk berkreasi perlu terus diperkuat.

Selain mendorong kegiatan ekonomi, Eri menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga keamanan dan kedamaian Surabaya, termasuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.

Pesan itu juga disampaikan dalam ikrar pemuda pada upacara peringatan Sumpah Pemuda. Eri berharap komitmen tersebut menjadi dorongan bagi generasi muda untuk ikut menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung kegiatan positif.

Ia turut menyinggung penanganan persoalan sosial di kawasan Jalan Kunti yang melibatkan aparat penegak hukum. Menurutnya, perubahan lingkungan perlu diikuti keterlibatan masyarakat dan tersedianya ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi diri.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Maidi di Madiun, Sita Uang dan Barang Bukti

“Ikrar pemuda tadi adalah bagaimana menjaga kedamaian di Kota Surabaya dan bagaimana pemuda berkomitmen menjauhi narkoba. Saya berharap ini menjadi titik balik agar pemuda semakin kuat menjaga kotanya,” tutur Eri.

Ia menegaskan, pemerintah perlu berjalan bersama generasi muda untuk menyiapkan masa depan kota. Pemuda tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga berperan memastikan kemanusiaan tetap menjadi landasannya.

“Pemuda adalah pemilik masa depan. Tugas pemerintah adalah menyiapkan dan bergerak bersama mereka agar masa depan kota ini jauh lebih baik daripada hari ini. Sebab, masa depan tanpa kemanusiaan tidak akan ada artinya,” pungkasnya.

(BS/za)

Berita Terkait

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia
Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan
Cuaca Surabaya Hari Ini, Hujan Ringan Mengintai
Parade Surabaya Juang 2026 Digelar 1 November, Ini Rute dan Acaranya
Kurangi Macet Nataru, Kemenhub Usul WFH pada 3 Tanggal Ini
Beras hingga Cabai Dijual Murah di Pacitan, Simak Daftar Harganya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:11 WIB

BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan

Berita Terbaru

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicara Jatim

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:09 WIB

Foto: Diskominfo Surabaya

Bicara Kota

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:07 WIB