Beras hingga Cabai Dijual Murah di Pacitan, Simak Daftar Harganya

- Publisher

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Murah Khofifah di Pacitan, Beras SPHP Dijual Rp 11 Ribu per Kg. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

i

Pasar Murah Khofifah di Pacitan, Beras SPHP Dijual Rp 11 Ribu per Kg. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Warga Pacitan bisa mendapatkan sejumlah bahan pokok dengan harga lebih terjangkau melalui pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam kegiatan yang memasuki pelaksanaan ke-166 itu, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp 11.000 per kilogram.

Pasar murah yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, pekan lalu. Berbagai kebutuhan pokok tersedia, mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga tepung terigu.

Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih terjangkau, menjaga daya beli, sekaligus mendukung pengendalian inflasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khofifah mengatakan, pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih rendah.

Baca Juga:  Belasan Murid SD di Surabaya Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

“Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Khofifah.

Dalam kegiatan tersebut, beras SPHP dijual Rp 11.000 per kilogram atau Rp 55.000 per kemasan 5 kilogram. Harga itu berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) SPHP sebesar Rp 12.500 per kilogram. Sebagai pembanding, harga beras medium di Kabupaten Pacitan tercatat Rp 13.416 per kilogram.

Beras premium juga tersedia dengan harga Rp 14.000 per kilogram atau Rp 70.000 per kemasan 5 kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga beras premium di Pacitan yang tercatat Rp 14.800 per kilogram.

Selain beras, pasar murah menyediakan 200 kilogram gula pasir seharga Rp 14.000 per kilogram. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga gula di Pacitan yang tercatat Rp 18.000 per kilogram.

Baca Juga:  Kejati Bongkar Dugaan Korupsi PT DABN, Sita Aset Rp47 Miliar

Minyak goreng disediakan sebanyak 240 liter dengan harga Rp 13.000 per liter. Sementara itu, telur ayam ras dijual Rp 20.000 per kemasan dan daging ayam ras Rp 32.000 per kemasan.

Warga juga bisa membeli paket cabai merah besar dan cabai rawit merah seharga Rp 5.000 per 200 gram. Total cabai yang disediakan mencapai 30 kilogram.

Adapun bawang merah dan bawang putih masing-masing tersedia sebanyak 20 kilogram. Kedua komoditas tersebut dijual Rp 6.000 per kemasan 250 gram, atau setara Rp 24.000 per kilogram. Harga itu di bawah harga pembanding masing-masing komoditas di Pacitan sebesar Rp 28.666 per kilogram.

Tepung terigu juga tersedia sebanyak 50 kilogram dengan harga Rp 10.000 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di Pacitan yang tercatat Rp 12.166 per kilogram.

Baca Juga:  Selip Ban, Truk Bermuatan Ayam dan Cumi Terguling di Kedung Cowek

Khofifah berharap pasar murah yang digelar di berbagai daerah di Jawa Timur dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan.

Menurutnya, upaya tersebut perlu didukung ketersediaan stok dan kelancaran distribusi agar harga bahan pokok tetap terjangkau.

“Ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga harus kita jaga bersama,” katanya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, akan terus memperluas jangkauan pasar murah dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, pemasok, dan pihak terkait lainnya. Pemantauan harga serta pasokan juga diperlukan agar upaya pengendalian pangan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

Dalam kegiatan itu, Khofifah turut mengundi dan menyerahkan hadiah doorprize untuk memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Hadiah yang dibagikan terdiri dari lima unit kipas angin dan lima unit kompor gas. (BS/za)

Berita Terkait

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia
Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak
Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan
Cuaca Surabaya Hari Ini, Hujan Ringan Mengintai
Parade Surabaya Juang 2026 Digelar 1 November, Ini Rute dan Acaranya
Kurangi Macet Nataru, Kemenhub Usul WFH pada 3 Tanggal Ini

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:11 WIB

BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan

Berita Terbaru

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicara Jatim

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:09 WIB

Foto: Diskominfo Surabaya

Bicara Kota

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:07 WIB