Cegah ASN Liburan Saat Long Weekend, Surabaya Terapkan WFH Jumat

- Publisher

Kamis, 2 April 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan strategi khusus menyusul kebijakan kerja dari rumah (WFH) setiap Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini dilakukan untuk mencegah ASN bepergian ke luar kota saat akhir pekan panjang (long weekend).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan pola kerja ASN kini tidak lagi bertumpu pada kehadiran fisik di kantor, melainkan pada capaian kinerja yang terukur di lapangan.

Ia menjelaskan, setiap ASN memiliki tanggung jawab langsung terhadap satu rukun warga (RW). Skema ini membuat pergerakan ASN tetap terpantau meski bekerja dari mana saja.

“Kerja pemerintah kota bukan lagi dilihat dari kehadiran, tapi output dan outcome. Setiap ASN bertanggung jawab terhadap wilayahnya,” ujar Eri dikutip, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, sistem ini sekaligus menjadi mekanisme kontrol. ASN wajib mengetahui kondisi sosial di wilayah binaannya, termasuk persoalan kemiskinan.

Jika tidak, kinerja mereka akan terdampak hingga berujung sanksi.

Konsep kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA), lanjut Eri, sejatinya sudah lebih dulu diterapkan di lingkungan Pemkot Surabaya. ASN tidak harus bekerja di kantor, namun tetap dituntut memastikan hasil kerja nyata di wilayah tugasnya.

Baca Juga:  Harga Pangan Surabaya Relatif Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Ia mengakui kebijakan tersebut sempat menuai pro dan kontra. Namun, Pemkot tetap menjalankannya karena dinilai mampu menjaga kinerja tetap optimal.

Eri kembali menegaskan, keberadaan di kantor bukan lagi indikator utama. “Buat apa di kantor kalau hasilnya tidak tercapai. Kerja di mana pun, yang penting targetnya terpenuhi,” katanya.

Dengan penerapan WFH setiap Jumat, Pemkot justru melihat peluang memperkuat pengawasan berbasis wilayah sekaligus menekan potensi ASN bepergian ke luar kota saat long weekend.

Baca Juga:  Musim Pancaroba Tiba, Surabaya Waspada ISPA dan Pneumonia

Selain itu, kebijakan ini juga dinilai berdampak pada efisiensi, termasuk penghematan bahan bakar.

Sebagai informasi, pemerintah pusat mulai menerapkan kebijakan WFH bagi ASN setiap Jumat sejak 1 April 2026. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di pemerintah daerah dan akan dievaluasi setiap dua bulan.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB