Surabaya Kejar Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni hingga 2027

- Publisher

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Masih Menunggu Perbaikan di Surabaya. (Foto: Dok Diskominfo Surabaya)

i

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Masih Menunggu Perbaikan di Surabaya. (Foto: Dok Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Ribuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan di Surabaya. Hingga saat ini, tercatat ada 7.196 usulan perbaikan rumah yang masuk dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027.

Pada 2026, sebanyak 3.242 unit rumah menjadi sasaran program perbaikan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.240 unit yang dibiayai APBD serta 1.002 unit dari dukungan berbagai pihak nonpemerintah, mulai lembaga sosial hingga perusahaan swasta.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Kristian Maharhandono, mengatakan penanganan rumah tidak layak huni kini menjadi salah satu fokus utama setelah kawasan kumuh di Surabaya terus berkurang dalam beberapa tahun terakhir.

“Atensi penanganan saat ini lebih banyak diarahkan ke rutilahu. Tahun ini ada 3.242 unit yang menjadi target perbaikan,” kata Iman, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, kebutuhan perbaikan rumah layak huni tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Sejumlah lembaga seperti BAZNAS, Nurul Hayat, Yayasan Buddha Tzu Chi hingga perusahaan pengembang turut terlibat dalam pembiayaan dan pelaksanaan program.

Selain itu, bantuan dari pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga telah dialokasikan untuk 200 unit rumah. Jumlah tersebut berpotensi bertambah karena pemerintah pusat masih mengkaji usulan tambahan sekitar 2.000 unit.

Baca Juga:  5 Kontainer di Tanjung Perak Dilaporkan Amonium Klorida, Ternyata Berisi Beras-Garam

Meski demikian, tidak semua rumah bisa langsung mendapatkan bantuan. Pemerintah menerapkan sejumlah syarat, di antaranya penerima harus masuk kategori keluarga miskin atau pra-miskin dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan rumah berdiri di atas lahan yang memiliki legalitas jelas.

Rumah yang berada di atas lahan ilegal, seperti kawasan sempadan rel atau aset pihak lain tanpa izin, belum dapat masuk dalam program perbaikan.

Iman menyebut dari total 7.196 usulan yang tercatat saat ini, sekitar 3.896 unit sisanya ditargetkan rampung pada 2027. Dengan target tersebut, persoalan rumah tidak layak huni di Surabaya diharapkan bisa diselesaikan dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga:  Progres Pembebasan Lahan Flyover Taman Pelangi Capai Tahap Akhir

Bagi warga berpenghasilan rendah, program perbaikan rumah tidak hanya berdampak pada kondisi bangunan. Perbaikan pencahayaan, sanitasi, ventilasi, hingga lantai rumah dinilai berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup keluarga.

Di tengah masih adanya ribuan rumah yang membutuhkan perbaikan, tantangan berikutnya adalah memperluas kolaborasi pendanaan sekaligus mencari solusi bagi warga yang tinggal di lahan ilegal agar tetap memperoleh akses terhadap hunian yang layak dan aman.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB