Bicarasurabaya.com – Daun bidara selama ini dianggap dapat menjadi solusi alami untuk beberapa masalah kesehatan. Namun, bidara atau biasa disebut chinese apple, rupanya juga dipercaya mampu menangkal kiriman santet, pelet hingga gangguan jin.
Bahkan, ada pula yang memiliki kepercayaan terhadap pohon bidara sebagai pengusir sesuatu yang berbau mistis.
Percaya atau tidak, daun bidara diyakini mampu mengusir jin hingga hal-hal jahat lainnya. Tak heran, jika daun bidara sering kali digunakan sebagai media pengobatan berbagai gangguan santet maupun pelet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahli spiritual asal Kota Cirebon, Jawa Barat, Ustad Ujang Busthomi memberikan tips cara menggusir gangguan jin, kiriman santet, pelet atau penyakit di luar logika. Cara pengobatnya pun cukup sederhana menggunakan daun bidara atau kelor.
“Dengan cara sederhana, dengan cara dimandikan (kepada) orang yang sakit tersebut. Kalau pun orang yang sakit tersebut takut pada air, maka cukup dipercikan saja,” kata dia sebagaimana dilansir Bicarasurabaya.com dalam akun youtube Kang Ujang Bustomi cirebon, Kamis (26/8/2021).
Lebih detail, Kang Ujang sapaan lekatnya, kemudian menerangkan tahapan pengobatan santet atau sihir menggunakan daun bidara. Pertama, cari daun bidara sebanyak tujuh helai yang masih muda. Kemudian, daun itu ditumbuk dan dimasukkan ke dalam ember yang telah diisi air.
“Ketika daun bidara atau daun kelor sudah dimasukkan ke air, maka air tersebut kemudian ditambahkan garam,” katanya.
Setelah ditambahkan garam, kata Kang Ujang, kemudian dibacakan beberapa doa dalam ayat suci Al-Qur’an. Yakni, surat Al-Fatihah 7x, Ayat Kursi 7x, Al-Falaq 7x, An-Nas 7x dan Al-Ikhlas 7x. Serta, dibacakan beberapa surat yang berhubungan tentang masalah sihir seperti surat Al-A’raf sebanyak 3x.
“Setelah (dibacakan) itu, tiupkan ke air yang ada tumbukan (daun bidara). Maka air tersebut siap untuk dimandikan orang yang terkena gangguan sihir, pelet atau sejenisnya,” terangnya.
Apabila orang tersebut terindikasi menginjak tanaman sihir, Kang Ujang menyarankan agar mengambil tanah liat sedikit kemudian dibacakan surat atau ayat seperti yang disampaikan sebelumnya.
“Cukup nanti ambilkan tanah, kemudian dibacakan ayat seperti sebelumnya yang tadi lagi, dioles-oleskan kepada bagian-bagian yang sakit terindikasi kena sihir,” tutur Kang Ujang yang juga pemimpin serta pengasuh Padepokan Anti Galau, Kota Cirebon itu.
Menurut Kang Ujang, apabila orang yang sakit itu sering tertawa sendiri, maka ketika dimandikan menggunakan air daun bidara, maka lebih banyak di wilayah dada. Sebab, di bagian dada jin atau makhluk halus biasanya bersemayam.
“Kalau orang yang sakit itu sering ketawa sendiri, maka lebih dimandikannya itu di wilayah dada. Karena di situ (dada) adalah bersemayamnya jin-jin yang mengganggu orang-orang tersebut,” jelasnya.
Namun, ketika orang yang sakit itu sering bengong (termenung), Kang Ujang menyarankan agar air daun bidara itu lebih banyak disiramkan ke bagian tengkuk atau belakang leher. Atau, bisa juga dikasih media tanah kemudian dilumurkan ke seluruh bagian tengkuk agar urat-uratnya tidak tegang.
“Jadi tipsnya seperti itu. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan sekaligus saya ijazahnya kepada sahabat-sahabat semua,” tutupnya. (BS02)











