Survei PusdeHAM Pastikan Eri-Armuji Unggul 6 Persen dari Pesaingnya, Ini 3 Faktornya

- Publisher

Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya/ist

i

Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya/ist


Bicarasurabaya.com – Pusat Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (PusdeHAM) mengeluarkan hasil surveinya di Pilkada Surabaya 2020. Hasilnya, pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armudji unggul 6 persen dibanding lawannya, Machfud Arifin dan Mujiaman.

Peneliti PusdeHAM, Andik menjelaskan, survei PusdeHAM ini dilakukan pada awal Oktober 2020 dengan jumlah responden 1.000 orang dan margin of error plus-minus 3 persen. Responden diambil di seluruh kecamatan di Kota Surabaya dengan metode sampling acak bertingkat.

“Sebenarnya Eri-Armudji ini kan bisa dibilang relatif baru, kalah start-lah dibanding Pak Machfud yang sudah gebyar sejak awal tahun. Tapi dari hasil survei terlihat, kesolidan dan beberapa faktor lain tampak menonjol sehingga Eri-Armudji bergerak menyalip Pak Machfud setelah diumumkan,” ujar Andik kepada media, Minggu (25/10/2020).

Andik mengatakan, ada beberapa faktor utama kenapa paslon Eri-Armudji unggul 6 persen dibanding lawannya Machfud Arifin-Mujiaman. “Ada tiga faktor utama yang mendulang keunggulan paslon Eri-Armudji. Yakni karena faktor Bu Risma, lalu sosok Eri Cahyadi dan Armudji sendiri, dan mesin PDI Perjuangan yang sangat solid,” ujar Andikz

Menurut dia, Risma effect yang kini masih menjabat wali kota Surabaya berhasil memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk memilih Eri-Armudji. Berbagai keberhasilan yang telah ditorehkan Risma selama menjabat wali kota hampir 10 tahun ini adalah garansinya.

“Selama ini banyak gagasan yang berhasil dikeluarkan Bu Risma dan berhasil memimpin Surabaya dengan baik. Gagasan-gagasan itu ke depan harus bisa diteruskan. Nah, orang yang dianggap paling bisa meneruskan gagasan itu adalah Eri Cahyadi, yang cukup lama menjabat kepala bappeko (badan perencanaan dan pembangunan kota). Eri dianggap orang yang tahu persis gagasan Bu Risma tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Unggul di Survei, Eri Cahyadi: Tidak Boleh Jumawa, Seperti Pesan Bu Risma

Tagline ‘Meneruskan Kebaikan’ yang dipasang di baliho, lanjut Andik, sangat tepat dan memberikan pengaruh besar terhadap pemilih yang akhirnya menjatuhkan pilihannya pada Eri-Armudji. “Bu Risma salah satu faktor penting yang berkontribusi memberikan suara untuk Eri-Armudji,” katanya.

Faktor lainnya adalah sosok Eri Cahyadi dan Armudji. Kedua orang ini dianggap sangat berpengalaman dibidangnya masing-masing. Eri merupakan ASN Pemkot Surabaya yang tentunya sangat paham birokrasi di Surabaya. Dia yang paham betul bagaimana ide-ide pembangunan di Kota Pahlawan, karena jabatan terakhirnya adalah kepela bappekot. Selain itu juga pernah menjabat di beberapa jabatan strategis lainnya.

Baca Juga:  Laporan KIPP yang Ditolak Bawaslu Akan Jadi “Peluru” PDIP untuk Mematahkan Tim Lawan di MK

Sedangkan sosok Armudji, merupakan politisi senior PDI Perjuangan yang telah lama duduk di kursi DPRD. “Tentunya Pak Armudji memiliki basis dukungan yang kuat di akar rumput. Orang sudah banyak mengetahui sepak terjang Pak Armudji sebagai wakil rakyat,” jelasnya.

Sementara faktor mesin partai PDI Perjuangan, kata Andi, sudah tidak perlu diragukan lagi, Mereka sudah pasti akan bekerja keras dan kompak untuk memenangkan Pilkada Surabaya. Hal itu sudah terbukti pada pilkada-pilkada sebelumnya. “Mesin PDI Perjuangan Surabaya sangat solid. Mereka bekerja keras bersama,” tegasnya. (BS01)

Berita Terkait

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya
RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%
PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi
Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029
Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan Flores hingga 2 Minggu ke Depan
Eks Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam hingga UBS Kompak Menguat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:27 WIB

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra

Rabu, 30 September 2026 - 10:36 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya

Rabu, 30 September 2026 - 06:35 WIB

RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:31 WIB

PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB