APBD Jatim 2027 Fokus Layanan Dasar, Rp 200 Miliar Disiapkan untuk UMKM

- Publisher

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas Pemprov Jatim

i

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Pemprov Jawa Timur memastikan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam penyusunan APBD 2027 di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pemerataan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan hal itu saat mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam sidang paripurna DPRD Jatim, Kamis (15/10).

Sidang tersebut membahas jawaban gubernur atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Jatim 2027, sekaligus pendapat gubernur mengenai Raperda Penyelenggaraan Transportasi Publik Terintegrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emil menegaskan, efisiensi anggaran harus tetap memperhatikan manfaat belanja bagi masyarakat. Penajaman prioritas diperlukan agar program pembangunan berjalan efektif tanpa mengabaikan pelayanan dasar.

“Penyusunan APBD tidak sekadar menyangkut alokasi anggaran, tetapi juga memastikan program pembangunan menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak yang terukur,” kata Emil dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga:  Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Perjuangan Buruh

Di sektor pendidikan, Pemprov Jatim melanjutkan dukungan biaya operasional sekolah serta bantuan pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan SLB dari keluarga prasejahtera. Pemprov juga memberi perhatian pada upaya mengembalikan anak putus sekolah ke jalur pendidikan formal maupun nonformal.

Sementara di bidang kesehatan, prioritas mencakup penguatan layanan kesehatan dasar, percepatan penurunan stunting, penanggulangan tuberkulosis (TBC), perluasan program Cek Kesehatan Gratis, serta perlindungan pembiayaan kesehatan bagi masyarakat miskin.

Menurut Emil, penguatan dua sektor tersebut penting untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih baik.

Pemprov Jatim juga mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur guna mengurangi kesenjangan antarwilayah. Upaya tersebut mencakup penanganan jalan provinsi, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional, serta penanganan desa rawan kekeringan.

Baca Juga:  Surabaya Percepat Parkir Digital, Satpol PP Jemput Bola ke Puluhan Titik Parkir

Di sektor transportasi, pengembangan layanan Trans Jatim dan Trans Laut turut menjadi perhatian. Pemprov juga mendukung Raperda Penyelenggaraan Transportasi Publik Terintegrasi untuk memperkuat konektivitas antarmoda.

Integrasi tersebut direncanakan mencakup keterhubungan Trans Jatim dengan angkutan pengumpan atau feeder, penyelarasan rute dan jadwal, serta kemudahan perpindahan antarmoda.

“Dengan integrasi yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat bepergian dengan lebih mudah, aman, nyaman, dan terjangkau,” ujar Emil.

Ia menambahkan, pengembangan transportasi publik juga perlu memperhatikan kebutuhan kelompok rentan agar layanan dapat diakses lebih luas.

Di bidang perlindungan sosial, Pemprov Jatim memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memutakhirkan dan memverifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemutakhiran data dinilai penting agar bantuan sosial dan program penanggulangan kemiskinan menjangkau masyarakat yang tepat.

Sementara untuk mendukung kemandirian ekonomi, Pemprov Jatim mengalokasikan pinjaman daerah sebesar Rp 200 miliar melalui PT BPR Jatim (Perseroda) untuk Program Kredit Sejahtera (Prokesra).

Baca Juga:  36 Daerah di Jatim Status Awas Kekeringan, BMKG Prediksi Hujan Merata Desember

Program tersebut menargetkan sekitar 4.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pembiayaan diharapkan membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan modal kerja, mengembangkan usaha, dan meningkatkan pendapatan.

“Kita ingin melalui dukungan permodalan ini, pelaku UMKM bisa mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan, dan semakin mandiri secara ekonomi,” tegas Emil.

Emil mengapresiasi masukan pimpinan dan anggota DPRD Jatim dalam pembahasan kedua rancangan peraturan daerah tersebut. Ia berharap pembahasan berjalan lancar sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan Jawa Timur.

Pemprov Jatim menegaskan efisiensi anggaran tetap harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan publik, pemerataan pembangunan, dan penguatan ekonomi masyarakat. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB