Eri Cahyadi Larang SD Gelar Pesta Perpisahan yang Bebani Wali Murid

- Publisher

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok bicarasurabaya.com

i

Foto: dok bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang sekolah dasar (SD) negeri menggelar pesta perpisahan siswa yang mengharuskan orang tua mengeluarkan biaya hingga memberatkan. Kegiatan kelulusan diminta cukup digelar sederhana di sekolah tanpa pungutan yang membebani wali murid.

Penegasan itu disampaikan Eri menyusul laporan dugaan permintaan iuran Rp 300 ribu kepada wali murid SDN Manukan Wetan IV. Uang tersebut dilaporkan akan digunakan untuk kegiatan tasyakuran perpisahan dan pembelian batik bagi guru.

Menindaklanjuti laporan melalui Hotline Lapor Cak Eri, wali kota menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Febrina Kusumawati untuk mendatangi sekolah tersebut.

“Saya sudah menginstruksikan Kepala Dispendik Surabaya, Bu Febri, untuk mendatangi SDN Manukan Wetan IV. Ada laporan bahwa orang tua atau wali murid diminta iuran untuk membeli batik bagi guru-guru saat acara perpisahan,” kata Eri, Jumat (30/10/2026).

Eri meminta seluruh kepala SD dan SMP negeri di Surabaya tidak menyelenggarakan perpisahan secara berlebihan. Menurutnya, kelulusan siswa tidak harus dirayakan dengan pesta yang membutuhkan biaya besar.

Jika sekolah ingin mengadakan kegiatan, Eri menyarankan tasyakuran sederhana, seperti makan tumpeng bersama di lingkungan sekolah. Dengan begitu, kegiatan tetap bisa berlangsung tanpa membebani orang tua.

“Jika ingin mengadakan kegiatan, cukup dengan tasyakuran sederhana, seperti makan tumpeng bersama di sekolah, tanpa memberatkan orang tua murid,” ujarnya.

Baca Juga:  Emas Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Tak Bergerak di Pegadaian

Eri menegaskan, keberhasilan pendidikan bukan ditentukan oleh kemeriahan pesta perpisahan, melainkan manfaat ilmu yang diperoleh siswa selama bersekolah.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar tetap menjaga hubungan baik dan menghormati perbedaan pendapat dalam menentukan kegiatan sekolah. Perbedaan usulan, kata dia, jangan sampai berkembang menjadi perundungan atau saling menyindir di grup WhatsApp hingga berdampak kepada siswa.

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan telah mendatangi dan menegur Kepala SDN Manukan Wetan IV. Ia menyebut persoalan tersebut telah diluruskan.

Febri juga meminta seluruh kepala SD dan SMP negeri memastikan tidak ada pungutan yang tidak transparan, termasuk iuran untuk kegiatan sekolah maupun pembelian perlengkapan guru.

Baca Juga:  Modus Pengunjung Lapas Banyuwangi Diduga Selundupkan Sabu Terbongkar

“Sudah saya luruskan, sudah saya sampaikan dan saya tegur kepala sekolahnya. Sudah tidak pakai seperti itu,” kata Febri.

Ia meminta sekolah lebih terbuka menerima laporan, saran, maupun kritik dari wali murid. Kepala sekolah juga diminta memantau komunikasi antara wali kelas dan orang tua agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik.

Febri berharap kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh sekolah di Surabaya untuk meningkatkan pelayanan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi siswa. (BS/za)

Berita Terkait

RSUD Dr Soetomo Raih Akreditasi Internasional JCI 3 Kali Tanpa Remedial
Urai Macet Tambang Boyo, Lima Bangunan Liar di Pacar Kembang Ditertibkan
Persebaya Siapkan Rotasi Hadapi Persijap
BMKG Ungkap Penyebab Surut Ekstrem di Selat Bali
Surut Ekstrem Selat Bali, Trip Kapal Gilimanuk-Ketapang Turun Separuh
Surabaya Berawan Hari Ini, Mojokerto dan Lamongan Diprakirakan Hujan
Proyek Rumah Pompa Surabaya Capai 90%, Ditargetkan Rampung November
Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Copot 8 Pejabat Bulog-Bapanas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Eri Cahyadi Larang SD Gelar Pesta Perpisahan yang Bebani Wali Murid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:16 WIB

RSUD Dr Soetomo Raih Akreditasi Internasional JCI 3 Kali Tanpa Remedial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Urai Macet Tambang Boyo, Lima Bangunan Liar di Pacar Kembang Ditertibkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Persebaya Siapkan Rotasi Hadapi Persijap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:29 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Surut Ekstrem di Selat Bali

Berita Terbaru

Tavares siapkan kemungkinan rotasi pemain hadapi Persijap akibat jadwal padat. (Foto: persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Persebaya Siapkan Rotasi Hadapi Persijap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:28 WIB

Foto: dok ASDP

Bicara Jatim

BMKG Ungkap Penyebab Surut Ekstrem di Selat Bali

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:29 WIB