Khofifah Resmikan 4 Infrastruktur di Pacitan, Jalan Gerilya Sudirman Diperbaiki

- Publisher

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Gerilya Sudirman hingga Jembatan Bailey, Ini 4 Proyek di Pacitan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

i

Jalan Gerilya Sudirman hingga Jembatan Bailey, Ini 4 Proyek di Pacitan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan empat proyek infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Pacitan. Perbaikan itu mencakup jalan napak tilas gerilya Jenderal Sudirman, pelebaran ruas Arjosari–Purwantoro, pembangunan kembali Jembatan Kaligoro II, hingga penguatan lereng jalan yang terdampak longsor.

Peresmian dilakukan bersama Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji pada Rabu (21/10/2026). Empat proyek tersebut tersebar di Kecamatan Tegalombo, Nawangan, Sudimoro, dan Arjosari.

Khofifah mengatakan, peningkatan infrastruktur diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalan yang semakin baik pasti nantinya memudahkan mobilitas masyarakat dan memperlancar aktivitas ekonomi warga,” kata Khofifah dalam keterangan yang diterima, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga:  Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Salah satu proyek yang diselesaikan adalah perbaikan jalan napak tilas gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo. Jalan sepanjang 2,25 kilometer itu sebelumnya memiliki lebar sekitar dua meter dengan kondisi berbatu dan sejumlah bagian rusak.

Setelah diperbaiki, lebar jalan menjadi sekitar 2,5–3 meter. Proyek dengan nilai kontrak Rp 2,855 miliar itu diharapkan mempermudah warga menuju pasar dan sekolah, terutama saat hujan.

Warga Desa Kasihan, Nurani, mengaku merasakan perubahan setelah jalan diperbaiki. Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan warga terganggu ketika hujan turun.

“Dulu kalau hujan tidak bisa lewat, kondisinya rusak parah. Sekarang jalannya mulus. Warga lebih mudah pergi ke pasar dan anak-anak bisa ke sekolah dengan lancar dan aman,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Kesaktian Pancasila, Khofifah Tekankan Pelayanan Publik Berkeadilan

Selain itu, Pemprov Jatim menyelesaikan pelebaran ruas Arjosari–Purwantoro hingga batas Jawa Tengah di Kecamatan Nawangan. Pekerjaan senilai Rp 13 miliar tersebut berlangsung pada 25 Maret hingga 2 Oktober 2026.

Pelebaran ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jalan dan memperlancar pergerakan orang maupun barang antardaerah.

Pemprov Jatim juga memulihkan dua infrastruktur yang terdampak bencana alam. Jembatan Kaligoro II di Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, dibangun kembali setelah rusak akibat banjir.

Jembatan tersebut menggunakan konstruksi Bailey dengan panjang 30 meter dan lebar 3,1 meter. Pembangunannya menelan anggaran Rp 4,47 miliar.

Sementara itu, talud pengaman jalan Karanggede–Jatimalang di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, dibangun menggunakan konstruksi bronjong untuk menangani kerusakan lereng akibat longsor. Proyek senilai Rp 1,51 miliar tersebut ditujukan untuk menjaga kestabilan lereng dan melindungi badan jalan dari kerusakan lebih lanjut.

Baca Juga:  92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada

Penanganan darurat Jembatan Kaligoro II dan talud menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.

Khofifah menegaskan, pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana perlu dipercepat karena akses tersebut berkaitan langsung dengan kegiatan sehari-hari masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat dan pemerintah daerah ikut menjaga jalan serta jembatan yang telah diperbaiki, sekaligus tetap waspada terhadap potensi bencana.

Penyelesaian empat proyek ini diharapkan tidak hanya memulihkan akses warga, tetapi juga memperkuat konektivitas ant wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Pacitan. (BS/za)

Berita Terkait

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia
Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak
Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan
Cuaca Surabaya Hari Ini, Hujan Ringan Mengintai
Parade Surabaya Juang 2026 Digelar 1 November, Ini Rute dan Acaranya
Kurangi Macet Nataru, Kemenhub Usul WFH pada 3 Tanggal Ini

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:11 WIB

BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor, Jatim-Jateng Jadi Perhatian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Kos 6 Lantai di Surabaya Dihentikan

Berita Terbaru

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicara Jatim

Dua Tokoh Pamekasan dan Jejak Perjuangan Persatuan Indonesia

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:09 WIB

Foto: Diskominfo Surabaya

Bicara Kota

Anak Muda Surabaya Jual Telur hingga Parfum, UMKM Ikut Bergerak

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram, Ini Daftar Harga Terbaru

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:07 WIB