Masjid Al Akbar Kembangkan Budidaya Ikan dan Melon Berbasis IoT

- Publisher

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Al Akbar Kembangkan FishTech Berbasis IoT untuk Ketahanan Pangan. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

i

Masjid Al Akbar Kembangkan FishTech Berbasis IoT untuk Ketahanan Pangan. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Masjid Nasional Al Akbar Surabaya terus mengembangkan program ketahanan pangan berbasis teknologi. Terbaru, kawasan masjid tersebut menghadirkan Al-Akbar FishTech, budidaya ikan air tawar dengan sistem modern, sekaligus memanen ratusan buah melon hasil urban farming.

Peresmian dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi kompleks Masjid Al Akbar Surabaya. Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menebar ribuan benih ikan lele, patin, dan nila merah ke sejumlah kolam budidaya.

Al-Akbar FishTech menggunakan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), yakni metode budidaya yang memungkinkan penggunaan air lebih efisien dan cocok diterapkan di kawasan perkotaan dengan lahan terbatas.

Khofifah menilai inovasi tersebut menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak selalu membutuhkan lahan yang luas.

“Kalau bicara ketahanan pangan tidak harus ratusan hektare. Di area yang ada ternyata tetap dimungkinkan, dan ini bisa menjadi referensi,” kata Khofifah dalam keterangannya yang diterima, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, keberadaan FishTech dapat menjadi sarana edukasi sekaligus contoh pemanfaatan ruang yang produktif di lingkungan masjid. Selain menjadi tempat ibadah, kawasan masjid dinilai dapat mengambil peran lebih luas dalam pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  P3RT di Surabaya Disorot, Pekerja Disebut Dibebani Denda dan Biaya Penampungan

Selain meresmikan FishTech, Khofifah juga memanen sedikitnya 546 buah melon dari greenhouse yang berada di area Masjid Al Akbar. Melon yang dipanen berasal dari lima varietas, yakni Dalmatian, Inthanon RZ, Sweet Hami, Alisha F1, dan Leoni.

Budidaya melon tersebut telah memanfaatkan teknologi Smart Green House berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini memungkinkan pengelola memantau suhu, kelembapan, intensitas cahaya, hingga kebutuhan nutrisi tanaman secara real time.

Teknologi tersebut dinilai membantu meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga kualitas hasil panen. Sejauh ini, kawasan urban farming Masjid Al Akbar juga menghasilkan berbagai jenis sayuran dan tanaman herbal.

Baca Juga:  PSMS Petik Pelajaran Berharga usai Kalah dari Persebaya

Ke depan, pengembangan budidaya ikan dan pertanian berbasis teknologi di kawasan masjid diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat yang ingin mengembangkan konsep serupa di lingkungan masing-masing.

“Masjid memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kemajuan dan kemakmuran umat,” ujar Khofifah.

Di tengah tantangan keterbatasan lahan perkotaan, langkah yang dilakukan Masjid Al Akbar menunjukkan bahwa ruang yang tersedia tetap dapat dioptimalkan menjadi kawasan produktif, sekaligus memberi manfaat ekonomi dan edukasi bagi masyarakat.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB