Aksi Sidak Proyek Armuji Dinilai Hanya untuk Konten TikTok, Warga Dukuh Bulu Lontar Protes!

- Publisher

Selasa, 15 November 2022 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar TikTok Wawali Surabaya Armuji (kanan) dan progres pembangunan Jembatan Dukuh Buluh Lontar /Ist

i

Tangkapan layar TikTok Wawali Surabaya Armuji (kanan) dan progres pembangunan Jembatan Dukuh Buluh Lontar /Ist


BicaraSurabaya.com – Aksi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, meninjau proyek pembangunan jembatan dan pavingisasi di kawasan Dukuh Bulu Lontar, Kecamatan Sambikerep Surabaya, ternyata menyulut keresahan warga setempat.

Pasalnya, warga tak menyangka jika giat sidak yang dilakukan Armuji beberapa waktu lalu ditengarai bertujuan untuk bahan konten TikTok. Bahkan, aksi itu juga diunggah Armuji melalui akun TikTok pribadinya @cakj1 pada Senin, 14 November 2022.

Ketua RT 02 / RW 04 Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Indrajid menyayangkan aksi sidak Wawali Armuji yang diunggah ke media sosial. Sebab, framing yang dibangun dalam video TikTok Armuji dinilainya seakan proyek di kampungnya bermasalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan seperti itu, kenyataan beda di lapangan. Keterlaluan dimasukkan Tiktok kayak gitu. Proyek ini bukan terbengkalai seperti yang diucapkan Pak Wawali. Aslinya tidak, setiap hari ada pekerja yang mengerjakan,” kata Indrajid, Selasa (15/11/22).

Indrajid menyebut, bahwa warga merasa tidak nyaman terhadap video TikTok Armuji yang tersebar di media sosial. Dia menilai jika sidak proyek yang dilakukan mantan anggota dewan itu hanya untuk bahan konten media sosial.

Baca Juga:  HET Obat Covid-19 Ditetapkan, Cak Ji Minta Petugas Tindak Tegas Penjual “Nakal”

“Ya jangan dibuat konten TikTok kayak gitu, kayak anak muda saja TikTokan. Anakku ae TikTokan tak seneneni, mentingno pelajarane (Anak saya saja, saya marahi main tiktok, mending mementingkan pelajaran sekolah),” ujar Indrajid dengan nada kesal.

Indrajid dan warganya sebenarnya tak mempermasalahkan jika Armuji ingin melakukan sidak ke pembangunan jembatan di kampungnya. Hanya saja, dia dan warga menyayangkan jika tujuan dari sidak hanya untuk bahan konten TikTok agar viral.

“Setiap peninjauan kok dilebokno (dimasukkan) TikTok. Kasihan warga kampung dan pekerjanya, kalau wes (sudah) masuk TikTok (viral negatif) ini ndak enak. Intinya warga tidak berkenan dimasukkan TikTok,” tegas dia.

Sebetulnya, kata dia, warga di kampungnya senang dengan adanya proyek pembangunan jembatan dan pavingisasi. Sebab, warga semakin tenang karena kampungnya kini tak lagi mengalami banjir.

“Warga senang dengan adanya proyek ini, warga sudah tenang tidak kebanjiran kayak dulu. Karena ini dulu memang pengajuan dari warga,” ucap dia.

Baca Juga:  Harga Cabai Merangkak Naik, Pemkot Surabaya Ajak Warga Optimalkan Lahan di Pekarangan Rumah

Namun demikian, lanjut Indrajid, pasca kedatangan Armuji ke lokasi proyek dan videonya tersebar ke media sosial, justru membuat warganya resah. “Malah dikira (warga) saya yang laporan (ke Wawali Armuji), cari-cari masalah. Padahal tidak ada masalah sebetulnya,” lanjut dia.

Saat ditanya apakah tujuan sidak Wawali Armuji juga untuk pencitraan, Indrajid berkata, tak ingin mencampuri urusan pribadi orang. Hanya saja, saat Armuji melakukan sidak, dirinya juga turut berada di lokasi dan terekam ke dalam video TikTok Wawali.

“Saya dikira warga seakan-akan kayak golek (cari) pamor. RTne dikira melok-melok sisan (RTnya dikira ikut-ikut sekalian). Karena saat itu saya ada di dekat Armuji, masuk video juga. Jadi dilema saya ini jadi pengurus kampung seperti ini,” keluhnya.

Sekarang ini, proses pembangunan saluran dan pavingisasi di Dukuh Bulu Lontar dikatakan Indrajid hampir rampung. Ia menyebut, jika pembangunan jembatan ini dimulai sekitar Agustus 2022. “Sedangkan pavingisasi tinggal jarak 50 meter dari jembatan selesai,” tambah dia.

Baca Juga:  Tak Ada yang Ruwet, Perizinan di Surabaya Mudah Jika Dokumen Lengkap dan Sesuai Prosedur

Sementara itu, Wakil Ketua RT 02 / RW 04 Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Achmad Firdaus menyatakan hal sama. Dirinya juga meminta agar Armuji tidak membesar-besarkan masalah di kampungnya. Meski faktanya, proyek pembangunan saluran dan jembatan di kampungnya tidak ada masalah.

“Jangan membesar-besarkan masalah, wong di sini lho ndak ada apa-apa kok Pak (Armuji). Proyek di sini ndak ada apa-apa, aman-aman saja,” tegas Achmad Firdaus.

Kendati demikian, Firdaus pun meminta kepada Armuji agar kampungnya tak digunakan lagi untuk bahan konten TikTok. Dia pun menyayangkan video konten TikTok Armuji yang dinilainya justru membuat proyek pembangunan di kampungnya negatif.

“Cuma di sini tolong jangan dibuat konten TikTok gitu. (Dukuh) Bulu malah terkenal, desaku malah terkenal lho ngene iki pak (kayak gini pak) Terkenal gak apik (terkenal tidak baik), terkenal elek malehan (terkenal jelek malahan),” tandasnya. (BS02).

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB