Dituding Sidak untuk Pansos, Ini Klarifikasi Wawali Armuji

- Publisher

Kamis, 17 November 2022 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Wawali Armuji saat sidak saluran di kawasan Tanjung Sari Surabaya pada Rabu lalu (6/4/2022) /Ist

i

Dok. Wawali Armuji saat sidak saluran di kawasan Tanjung Sari Surabaya pada Rabu lalu (6/4/2022) /Ist


Bicarasurabaya.com – Puluhan warga yang mengatasnamakan diri Kesatuan Organisasi Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi) Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (17/11/2022).

Mereka menuntut agar sidak yang dilakukan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji segera dihentikan. Alasannya, sidak itu terkesan panjat sosial (pansos) demi konten di media sosial (medsos).

Menanggapi aksi itu, Wawali Surabaya Armuji dalam klarifikasi tertulisnya menyampaikan, bahwa yang dilakukan dirinya adalah wujud keberpihakan pada masyarakat serta pertanggungjawaban melalui media sosial.

“Tugas Wakil Walikota diantaranya adalah menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup,” kata Armuji dalam pesan berantai yang beredar di kalangan awak media, Kamis (17/11/2022).

Dirinya memegang teguh amanat untuk menjadi wakil kepala daerah. Sehingga senantiasa menindaklanjuti keluhan warga dengan mengecek langsung ke masyarakat.

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Amankan ODGJ Viral di TikTok, Netizen: Transaksi Geden

“Itu juga sesuai amanat Ketua Umum PDI Perjuangan bahwa kami harus turun di tengah-tengah rakyat,” tegas Cak Ji, sapaan akrabnya.

Ia menyampaikan, bahwa terkait dengan pemberitaan masyarakat yang menolak sidaknya di Dukuh Bulu Lontar Sambikerep Surabaya itu tidak benar. Terbukti, tokoh masyarakat memberikan testimoni positif terkait proses pembangunan yang berjalan normal pasca dikunjungi orang nomor dua di Kota Surabaya tersebut.

“Saya juga tidak ingin program pemerintah kota tidak berjalan, kebijakan pemerintah kota akan kita kawal secara sungguh-sungguh. Terkait dengan tuduhan penerimaan suap silahkan dibuktikan, jangan kita turun malah dipermasalahkan,” tutupnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB