Gelar Wisuda Perdana, Institut Amithya Terus Berkomitmen Salurkan SDM Siap Kerja

- Publisher

Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Institut Amithya melepas dan meluluskan para peserta didik angkatan perdananya pada Wisuda Institut Amithya Angkatan 2020-2021, Rabu (27/10/2021). Kini mereka siap terjun ke dunia kerja perhotelan setelah ditempa berbagai pelatihan eksklusif dari Institut Amithya.

Wisuda Institut Amithya yang digelar di Ruang Jayabaya – Hotel Grand Darmo Suite itu dihadiri jajaran pejabat Pemerintahan Provinsi Jawa Timur dan Pemerintahan Kota Surabaya, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Drs. Benny Sampirwanto, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Drs. Soepomo, MM, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya Ahmad Zaini S.Sos, M.Si.

Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah Institut Amithya Indah Noor Aini mengatakan visi Institut Amithya adalah berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, profesional dan siap kerja. Makanya, para wisudawan ini sudah saatnya membuktikan bahwa mereka pekerja profesional yang sudah dilatih secara profesional oleh Institut Amithya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka adalah para siswa lulusan SMK dan SMA Sederajat dari berbagai latar belakang dan kini fokus mengembangkan sayap karirnya di bidang hospitality.

Baca Juga:  Menikmati Ngabuburit bersama Senja di Great Diponegoro Hotel Surabaya

“Kami telah berkomitmen dari awal bahwa peserta didik Institut Amithya menjadi individu yang cakap, memiliki skill yang mumpuni, dan siap kerja di dunianya, yaitu perhotelan dan pariwisata. Untuk itu, kami memfokuskan pengajaran pada kelas praktik atau magang selama 9 bulan di jaringan Amithya Hotel dan Resort,” kata Indah Noor Aini.

Ia menjelaskan bahwa dalam satu tahun pelatihan, mereka telah mendapatkan serangkaian pembelajaran tentang ilmu perhotelan serta mendapatkan sertifikat dan surat referensi kerja di akhir masa studinya. Mereka mengikuti kelas teori secara daring (dalam jaringan) selama 3 bulan menggunakan Aplikasi Instan Aja. Setelahnya, dilanjutkan dengan 9 bulan kelas praktik atau magang.

Pada praktiknya, mereka terbagi ke dalam beberapa departemen, yaitu front office, house keeping, food beverage service, dan accounting. Mereka telah mendapatkan bekal bekerja langsung dari jajaran staff hotel jaringan Amithya Hotels & Resorts.

Setelah 9 bulan menjalani proses magang atau On The Job Training (OJT), para wisudawan ini telah menyelesaikan laporan magang dan kembali mengikuti proses evaluasi dan wawancara untuk selanjutnya terpilih menjadi staff hotel tempat ia magang. “Jika ia memiliki performa kerja dan attitude yang baik selama di kelas teori dan praktik, maka para peserta didik dapat dipertimbangkan untuk direkrut, itulah hebatnya Institut Amithya,” kata dia.

Baca Juga:  Raih Penghargaan Indonesia’s Beautiful Women, Rucita: Jangan Pernah Takut Mencoba, Hanya Karena Kita Wanita!

Sementara itu, CEO Amithya Hotel & Resorts Rucita Permatasari menjelaskan bahwa salah satu latar belakang berdirinya Institut Amithya ini adalah adanya kesenjangan kerja. Pembangunan hotel yang semakin bertumbuh dan dunia pariwisata di Indonesia yang juga semakin massif berkembang, maka adanya demand atau kebutuhan tenaga kerja professional juga ikut bertambah.

“Institut Amithya terus berkomitmen menjadi jembatan karir para peserta didik yang memiliki daya saing tinggi dalam hal keterampilan, ilmu pengetahuan, dan sikap profesionalisme untuk dapat berkarir di dunia hospitality,” ungkap Rucita.

Ia juga mengaku masih ingat betul apa yang disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir menjadi saksi berdirinya Institut Amithya. Kala itu, Khofifah menyebutkan bahwa Institut Amithya ibarat angin segar bagi anak-anak Indonesia, melihat dari tingginya jumlah pengangguran pada lulusan SMK, khususnya di Surabaya dan sekitarnya. “Jadi, kami datang untuk memberikan solusi itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Ulang Tahun Perdana, Siswa Institut Amithya Unjuk Skill

Rucita menambahkan, setelah Wisuda Angkatan 2020-2021 ini selesai, Institut Amithya akan terus berlari melanjutkan visi-misinya. Pengajaran daring dan program magang untuk Angkatan 2021-2022 akan terus dilanjutkan. Salah satunya adalah kerjasama yang terjalin antara Yayasan Amithya Internasional bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan memberikan pelatihan gratis, khususnya masyarakat Sumenep yang terpilih melalui rangkaian tes seleksi.

“Sementara ini pelatihan gratis kami tujukan untuk masyarakat Sumenep. Selanjutnya, kami akan berusaha memberikan kesempatan kepada adik-adik di luar sana untuk mendapat pendidikan dan pelatihan perhotelan bertaraf Internasional. Akhirnya, kami berharap para peserta didik kami dapat bersaing dan berkarir di dunia hospitality bersama dengan Institut Amithya,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB