Bicarasurabaya.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia tidak menyurutkan semangat kebersamaan bangsa Indonesia untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 76 tahun, termasuk Amithyahotels management.
Sebagai salah satu jaringan dengan jumlah hotel yang cukup banyak dan hampir tersebar di seluruh Indonesia, Amithyahotels pun menggelar perayaan kemerdekaan tahun 2021 secara daring dengan mengusung konsep “We are Indonesia we are Amithya.” Acara ini diikuti oleh ratusan karyawan dari seluruh department hotel yang berasal dari Surabaya, Sumenep, Bali hingga Timika.
Pada kesempatan itu, CEO Amithyahotels, Rucita Permatasari mengatakan dunia pariwisata saat ini memang sangat terpukul akibat pandemi, namun di sisi lain dia menilai sebagai hotel management asli Indonesia, Amithya sangat beruntung karena memiliki unit hotel tersebar di seluruh penjuru negeri, apalagi memiliki karakter nuansa unik serta kuliner dengan budaya hingga potensi alam yang luar biasa, sehingga bisa menghasilkan pariwisata berkelas dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, Rucita memastikan bahwa untuk mengembangkan potensi maupun fasilitas yang sudah ada, memang perlu adanya inovasi dan terobosan baru, terutama untuk mengangkat pariwisata Indonesia menjadi lebih berkelas lagi, salah satunya melalui platform digital.
“Dengan adanya acara virtual kemerdekaan saat ini yang bertajuk ‘We are Indonesia we are Amithya’ diharapkan tetap menumbuhkan rasa penuh semangat yang membara, kita tunjukkan bahwa sampai detik ini perjuangan kita, kita mampu bertahan, lebih membuka mata untuk terus kreatif lebih eksis baik di dunia nyata dan virtual. Kami para pejuang hotelier harus terus melangkah semangat walaupun pandemi menerpa dunia pariwisata, kami harus terus bertahan dan dapat membuktikan kepada seluruh masyarakat berjuang tak kenal lelah, terus memberikan pelayanan terbaik dan maksimal tanpa mengesampingkan prokes,” kata Rucita.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang layak diperkenalkan, seharusnya seluruh pelaku pariwisata bisa mengintegrasikan hal ini dengan budaya tanah air, sehingga akan menciptakan keunikan tersendiri. Bahkan, bukan tidak mungkin Indonesia dapat terus menjadi jujukan seluruh wisatawan asing maupun lokal, meski beberapa destinasi-destinasi wisata di Indonesia dibuka secara bertahap.
“Namun, kami yakin Amithayhotels tetap mejadi hotel pilihan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat berbasis chse dengan dukungan dari berbagai pihak terkait,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa dengan inovasi yang dilakukan Amithyahotels beserta keunikan yang ada pada unitnya tersebut, ia yakin bisa ditawarkan ke seluruh dunia, sehingga bisa jadi top of mind.
“Pada akhirnya, dunia nantinya bisa melihat sektor pariwisata khususnya hotel dan seluruh wisata di Indonesia secara utuh dan apa adanya,” ujarnya.
Makanya, di hari spesial kemerdekaan ini, Rucita memanjatkan doa dan harapan agar Covid-19 ini bisa segera berlalu. Dengan begitu, roda pariwisata bisa kembali pulih seperti sedia kala.
“Harapan buat pariwisata di Indonesia, pastinya kami berharap Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga kita bisa berjalan normal lagi. Kehidupan ekonomi Jakarta mulai bergerak, sektor pariwisata karena kontribusi pariwisata cukup besar, terhadap produk domestik juga cukup besar untuk Jakarta,” imbuhnya.
Saat ini, lanjut Rucita, ia meminta setiap pihak dan pelaku pariwisata di jajaran Amithyahotels untuk tetap kompak dan saling bahu membahu, sekiranya persoalan ini akan lebih ringan apabila dapat dikerjakan bersama. (BS01)











