Tiada Henti Berinovasi, Kunci Amithya Hotel Bertahan di Tengah Pandemi

- Publisher

Kamis, 18 Februari 2021 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Amithya Hotel saat rapat dengan manajemen/ist

i

CEO Amithya Hotel saat rapat dengan manajemen/ist


Bicarasurabaya.com – Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada industri perhotelan. Pasalnya, di tengah pandemi seperti ini, occupancy sangat rendah, sementara biaya operasional cukup tinggi.

Tak heran jika baru-baru ini berhembus kabar di beberapa daerah di Indonesia, banyak pemilik hotel yang menjual hotel mereka. Bahkan, banyak PHK massal terjadi di beberapa daerah.

Hal ini berbanding terbalik dengan di Amithya Hotel. Mereka memilih bertahan di tengah pandemi ini. Bahkan, kini banyak inovasi yang dihadirkan, baik konvensional hingga digital. Bagi mereka, tiada henti berinovasi adalah kunci bertahan di tengah pandemi ini.

“Kami memilih bertahan, karena memang sektor perekonomian harus kita dukung dan bangkitkan. Tak perlu menyalahkan keadaan, para pelaku hotel baik unit dan management harus bergandengan tangan untuk menggalakkan kembali gairah wisata,” kata CEO Amithya Hotel Rucita Permatasari, Kamis (18/2/2021).

Ia juga mengaku bahwa untuk mendorong inovasi itu, pihak beberapa kali menggelar pertemuan via virtual. Biasanya pertemuan virtual itu diikuti oleh manajemen seluruh unit Pulau Jawa sampai Papua.

Baca Juga:  Sukses Hemat Energi, Grand Darmo Suite Diganjar Penghargaan oleh Wali Kota Surabaya

Nah, disitulah dia banyak memberikan masukan, saran dan ide cemerlang dalam membangkitkan bisnis perhotelan. Ia juga mengaku terus mendorong mereka untuk tidak pernah berhenti berinovasi.

“Ada banyak ya misal harga paket antar jemput di bandara kalau di Bali, kalau di Surabaya mungkin ada kuliner pizza love dan juga makanan rumah yang diolah rasa bintang lima, Timika dengan kuliner khas dan Sumenep yang tak hanya menawarkan fasilitas tapi juga menawarkan beberapa paket dengan diskon khusus,” katanya.

Sejak 5 tahun berdirinya Amithya Hotel, ia mengakui eksistensinya didunia perhotelan butuh waktu untuk dapat bersaing dengan management hotel lainnya di Indonesia. Makanya, banyak sekali hal-hal yang perlu dikembangkan.

Baca Juga:  tiket.com Hadirkan Opsi Mudah Longstay di Hotel

“Di sosmed pun kami gencarkan delivery order. Kami jualan banyak menu mulai dari harga Rp 25.000 dan gratis biaya pengantaran. Jadi kami push ke food and beverage, restoran mulai buka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata dia.

Oleh karena itu, ia berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu dan industri perhotelan bisa segera bangkit. (BS01)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB