Bicarasurabaya.com – Entrepreneur muda yang cantik nan energik Rucita Permatasari atau biasa disapa Chita Choo berhasil meraih penghargaan Indonesia’s Beautiful Women (IBW) 2021. Penghargaan ini diberikan oleh HighEnd Magazine kepada perempuan-perempuan Indonesia yang cantik, berprestasi dan memberikan inspirasi selama 10 tahun berturut-turut sejak 2012.
Acara spektakuler yang digelar di Conference Hall, MNC Tower Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu agak berbeda dari biasanya. Pasalnya, acara IBW tahun ini bertepatan dengan hari jadi Majalah HighEnd ke-13 serta perayaan Hari Kartini, sekaligus penggabungan penghargaan IBW 2020 yang seharusnya diselenggarakan tahun lalu, namun mengalami penundaan hingga saat ini karena pandemi Covid-19.
Dalam acara tersebut, Chita Choo mendapatkan penghargaan bersama 9 wanita terpilih lainnya, yaitu Amanda Manopo, Carla Yules, Dr. Debryna Dewi, Krisdayanti, Lyodra Ginting, Maya Miranda Ambarsari, Patricia Mayoree, Rani Anggraini, dan Tiara Andini. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Chairwoman MNC Group, Liliana Tanoesoedibjo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seusai menerima penghargaan itu, Chita Choo mengaku sangat terhormat bisa dipilih oleh pembaca Majalah HighEnd seluruh Indonesia. Tentunya, penghargaan ini berkat kerja keras seluruh keluarga besar Amithya Group dan perusahaan lainnya yang dia pimpin beserta jajarannya.
“Semoga penghargaan ini bisa semakin menginspirasi wanita Indonesia untuk saling mendukung, merangkul dan usaha tekun untuk memajukan Indonesia di berbagai bidang. Jangan pernah takut mencoba, hanya karena kita seorang wanita,” kata Chita Choo.

Perempuan kelahiran 24 Oktober 1990 itu memang terkenal dengan pengusaha muda yang sukses. Tak heran jika di masa pandemi Covid-19 ini, dia tetap sibuk dan produktif.
Chita Choo mengaku di masa pandemi Covid-19 ini, selain menjadi CEO Amithya Hotel yang terus melebarkan sayapnya, ia juga terus mengembangkan Institut Amithya yang tentu bergerak dalam bidang pendidikan, lalu KACA vegan skincare from Australia, Aplikasi Pintar “Instan Aja”, dan Warfy perusahaan dibidang e-waste.
“Memang saat pandemi ini banyak hal sangat tidak terduga. Banyak tantangannya, tapi juga banyak dimana saya merasa beruntung dan banyak berkah karena lebih fokus dalam bisnis,” ujarnya.
Bahkan, ia mengaku project perhotelannya ada manage 3 new resort di Indonesia, 4 di Malaysia, dan coming soon di Jepang. Sedangkan yang bergerak di bidang pendidikan sudah berjalan dari tahun lalu dan sudah banyak dilirik beberapa Angel Investor.
Lalu yang Aplikasi Pintar Instan Aja, sudah siap untuk pitching Ventura Capital, kemudian untuk Warfy E-waste juga sudah kolaborasi dengan salah satu perusahaan terbesar di Australia.
Perempuan asal Surabaya ini mengaku berbagai usaha dan kerja kerasnya itu memang sengaja dilakukan untuk mewujudkan perjuangan Kartini, sebagai kaum perempuan yang tangguh dan tidak boleh berhenti untuk bergerak dan bekerja keras.
“Kita sebagai perempuan sudah ditakdirkan memiliki kodrat keibuan yang bisa mendidik penerus pembangunan bangsa,” tegasnya.
Bagi dia, sosok Kartini adalah perempuan yang memiliki kecerdasan emosional dan keberanian, sehingga apa yang dia lakukan memberikan sebuah arti besar bagi wanita Indonesia sampai saat ini.
Oleh karena itu, Kartini di era modern ini harus selalu percaya diri dengan kekuatan wanitanya, dan memiliki aksi nyata demi membuat perubahan yang tidak hanya di bibir saja.
“Hal itu dilakukan dengan saling mendukung dan usaha tekun, tentu wanita juga dapat membuktikan bahwa mereka bukan manusia kelas dua, dan dapat turut mengubah dunia,” pungkasnya. (BS01)









