Bicarasurabaya.com – Tokoh pemuda di RW VI, Kelurahan Tenggilis Mejoyo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya, Moch Affan mengaku prihatin dengan banyaknya berita hoax atau informasi salah yang beredar di masyarakat.
Apalagi saat ini kondisi Covid-19 sedang meningkat. Sehingga ketika berita yang dishare dan belum jelas sumbernya itu, justru akan menimbulkan ketakutan bagi warga yang lain.
Terutama, kata Affan, ketika share berita yang belum jelas sumbernya di grub whatsapp kampung. Menurutnya, tidak semua warga yang ada di grub itu paham dengan berita yang dimaksud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nah, kalau itu beritanya hoax kan kasihan juga warga lain. Yang sepuh-sepuh, jadi malah kepikiran, terus imun turun. Ayolah selektif lagi kalau share berita-berita itu,” kata Affan kepada Bicarasurabaya.com, Senin (5/7/2021).
Oleh karenanya, pria yang akrab disapa Cak Ambon ini mengimbau warga di kampungnya agar lebih selektif lagi dalam meneruskan informasi atau berita. Seperti informasi yang mengangkat seputar Covid-19 atau berita yang belum valid kebenarannya.
“Saya harap terutama kepada warga yang sebenarnya dia sendiri tidak paham agar tak sembarangan menshare informasi. Karena kadang mereka hanya meneruskan info dari grub lain tanpa dia sendiri tahu hoax atau tidaknya,” ujar pria berambut gondrong ini.
Cak Ambon yang seharinya berprofesi sebagai driver online inipun berpendapat, bahwa saat ini masyarakat sedang resah karena adanya Covid-19. Hal inipun tentu berdampak pula pada turunnya perekonomian warga.
“Sekarang kondisi perekonomian hampir semua warga sedang turun. Saya sendiri turunnya itu hampir 70 persen. Nah, dengan kondisi Covid-19 seperti sekarang kita juga kan harus hati-hati dalam bekerja agar tidak sampai tertular,” ungkap dia.
Makanya dia juga berharap kepada pemerintah agar memikirkan pula nasib masyarakat. Terutama kepada para pedagang atau driver online yang belum mendapat intervensi bantuan sosial.
“Karena saat ini juga sedang penerapan PSBB Darurat, sehingga aktivitas masyarakat juga terbatas,” tandasnya. (BS02)











