Swab dan Vaksin Hunter di Surabaya Jaring 1.026 Pelanggar Prokes

- Publisher

Senin, 25 Juli 2022 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swab dan vaksin hunter di Surabaya /Ist

i

Swab dan vaksin hunter di Surabaya /Ist

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran TNI-Polri kembali menggalakkan pelaksanaan swab dan vaksin hunter. Dalam giat yang berlangsung pada Sabtu (23/7/2022) malam, 1.026 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) terjaring razia tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, swab dan vaksin hunter di Kota Pahlawan kembali diaktifkan. Giat tersebut dilaksanakan serentak oleh petugas gabungan dari jajaran Kecamatan, Polsek dan Koramil di 31 kecamatan se-Surabaya.

“Kita aktifkan kembali, karena yang pertama kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Surabaya naik. Kedua karena ada imbauan dari Presiden Jokowi dan SE Wali Kota Surabaya agar di luar ruangan warga tetap memakai masker,” kata Ridwan, Minggu (24/7/2022).

Pelaksanaan giat vaksin dan swab hunter di Surabaya, kata Ridwan, sebelumnya sempat dihentikan. Itu dikarenakan situasi Covid-19 yang semakin terkendali serta aturan penggunaan masker tak lagi wajib dipakai di luar ruangan. Dengan adanya aturan yang baru ini, maka secara otomatis pemkot kembali menggalakkan ritual Sabtu malam.

“Kemarin sempat kita hentikan swab dan vaksin hunter karena di luar ruangan boleh tidak pakai masker. Nah, sekarang kembali kita aktifkan. Jadi warga yang tidak memakai masker kita swab, kemudian dicek, apabila belum vaksin, kita langsung vaksin di lokasi,” jelas Ridwan.

Baca Juga:  Nekat Beroperasi Saat PPKM, Panti Pijat di Jemursari Ditutup Sementara

Dari pelaksanaan giat ritual serentak di 31 kecamatan yang berlangsung pada Sabtu (23/7/2022) malam, Ridwan mengungkapkan, pihaknya menjaring sebanyak 1.026 orang. Dari jumlah tersebut, 680 di antaranya dilakukan sanksi swab dengan hasil negatif.

“Dari 1026 orang tersebut, 342 di antaranya juga diberikan vaksin, karena belum divaksin. Ritual swab dan vaksin ini kita laksanakan setiap Sabtu malam atau malam Minggu. Dengan sasaran warga yang tidak memakai masker dan tempat-tempat kerumunan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Hadapi Cuaca Ekstrem, Surabaya Perkuat Sistem Mitigasi Bencana

Menurut Ridwan, hasil dari swab hunter ini juga menjadi tolak ukur pemkot terkait situasi atau perkembangan Covid-19 di Kota Pahlawan. Ketika hasil swab yang dilaksanakan serentak ditemukan banyak warga positif, maka situasi Covid-19 di Surabaya sedang tidak bagus.

“Alhamdulillah hasil tadi malam negatif, jadi Surabaya lagi bagus. Itu juga sebagai tolak ukur kita. Misalnya banyak yang positif, maka kita harus mencari pola-pola lain untuk menekan kasus Covid-19,” tuturnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB