Kasus Covid-19 di Malang Raya Meningkat, Ini Strategi Pemprov Jatim

- Publisher

Sabtu, 5 Desember 2020 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah bersama Fokopimda Jatim saat meninjau RS Darurat Lapangan Malang /Ist

i

Gubernur Khofifah bersama Fokopimda Jatim saat meninjau RS Darurat Lapangan Malang /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memastikan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Malang Raya. Ini merespon adanya peningkatan kasus Covid-19 akibat kluster keluarga serta libur panjang yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Salah satu strategi yang dilakukan yaitu menyiapkan Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) Kota Malang sebagai Rumah Sakit Lapangan Malang untuk pasien Covid-19 bisa segera beroperasi.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, untuk menangani Covid-19 di Malang Raya, Pemprov Jatim sedang menyiapkan RS Lapangan di Polkesma. Ia berharap, maksimal sepuluh hari ke depan bisa digunakan untuk pasien ringan sampai sedang.

“Kita menyiapkan Rumah Sakit Darurat Lapangan di Polkesma. Dua hari yang lalu Bapak Kepala BNPB, Para Deputi, Pangdam, Kapolda dan Sekda juga sudah melihat fisik RS Darurat Lapangan,” kata Khofifah usai Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan Covid-19 di Graha Wiyata Praja BPSDM Jatim Malang, Sabtu (5/12/2020).

Rencananya, RS Lapangan yang ada di Jalan Ijen Kota Malang itu memiliki kapasitas 306 tempat tidur. Pada tahap awal, kapasitas untuk menampung pasien konfirmasi positif COVID-19 akan disiapkan sebanyak 100 bed. Setelah itu, kapasitas akan ditambah, hingga nantinya optimal.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Dukung Pengembangan 'Rumah Harapan' bagi Kelompok Tunagrahita

Menurut Khofifah, penyiapan RS Darurat Lapangan Malang ini menjadi penting. Sebab, relaksasi rumah sakit harus dilakukan. Salah satu best practice nya yaitu RS Darurat Lapangan Indrapura Surabaya dengan 0 persen kematian bisa ditiru. Di Malang ini bisa mengikuti format di RS Lapangan Indrapura Surabaya.

“Alhamdulillah RS Lapangan di Surabaya sampai hari ini 0 persen kematian. Artinya, efektivitas layanan RS Darurat Lapangan sudah teruji. Kita sudah punya best practice, role model, sehingga di Malang nanti bisa mengikuti format RS Darurat Lapangan seperti yang sudah dilakukan di Surabaya,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Situbondo Wafat, Gubernur Khofifah Sampaikan Dukacita Mendalam

Seusai melaksanakan Rakor, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim, Bupati/Walikota dan Forpimda Malang Raya meninjau RS Darurat Lapangan Malang. (BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB