Persagi Apresiasi Khofifah atas Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Timur

- Publisher

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Humas Pemprov Jatim

i

Foto: dok Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) atas keberhasilannya mempercepat penurunan angka stunting di Jawa Timur. Penghargaan diberikan setelah prevalensi stunting di Jatim turun menjadi 14,7 persen pada 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persagi Doddy Izwardy kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono yang mewakili Khofifah dalam pembukaan Temu Ilmiah Nasional (TIN) II Persagi 2026 di The Trans Luxury Hotel Surabaya, Jumat (3/7) malam.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jawa Timur turun dari 17,7 persen pada 2023 menjadi 14,7 persen pada 2024. Capaian itu menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan penurunan stunting terbaik di Pulau Jawa dan peringkat kedua secara nasional setelah Bali.

Khofifah mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk kami, tetapi juga menjadi apresiasi bagi seluruh stakeholder yang memiliki komitmen yang sama dalam menurunkan angka prevalensi stunting di Jawa Timur,” kata Khofifah saat kunjungan kerja di Banyuwangi.

Menurut Khofifah, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, TP PKK Jatim, BKKBN, DP3AK, hingga perangkat daerah lainnya.

Baca Juga:  Ekonomi Jatim Melaju 5,84 Persen, TPT Turun di Bawah Nasional

Selain kolaborasi, pemerintah juga menjalankan sejumlah inovasi untuk mempercepat penurunan stunting. Program tersebut antara lain konseling door to door, pendampingan bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK), program Jawa Timur Tanggap terhadap Ibu Hamil Risiko Stunting, hingga edukasi bagi calon pengantin sebagai langkah pencegahan sejak sebelum kehamilan.

Khofifah menilai pembekalan kepada calon pengantin menjadi salah satu strategi penting agar masyarakat memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak awal kehidupan keluarga.

Di sisi lain, Khofifah juga menyoroti peran strategis ahli gizi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, tenaga gizi menjadi ujung tombak dalam memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar kandungan gizi.

Baca Juga:  Dongkrak Potensi Lokal, Pemprov Jatim Gandeng Pegiat Medsos

Ia menjelaskan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berada di bawah pengawasan tenaga ahli gizi yang telah memenuhi kualifikasi. Seorang ahli gizi dapat mengawasi lebih dari satu SPPG untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga.

“Pengawasan ahli gizi menjadi jaminan tersendiri terhadap kandungan dan kualitas gizi makanan yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Khofifah berharap penghargaan dari Persagi menjadi penyemangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menekan angka stunting di Jawa Timur. Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB