Menhub-Gubernur Jatim Siapkan Skema Angkutan Lebaran 2026

- Publisher

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan usia membahas skema mudik dan angkutan lebaran 2026 bersama Gubernur Khofifah di Gedung Grhadi, Jumat (20/2).

i

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan usia membahas skema mudik dan angkutan lebaran 2026 bersama Gubernur Khofifah di Gedung Grhadi, Jumat (20/2).

Bicarasurabaya.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyiapkan skema besar Angkutan Lebaran 2026 untuk mengantisipasi pergerakan nasional yang diperkirakan mencapai 143,7 juta orang. Salah satu fokusnya adalah irisan arus mudik dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.

Hal itu disampaikan Dudy saat kunjungan kerja di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, Posko Angkutan Lebaran 2026 akan beroperasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Kementerian Perhubungan bersama kepolisian dan pemerintah daerah telah memetakan titik-titik rawan kepadatan, terutama pelabuhan penyeberangan, kawasan wisata, dan akses jalan tol.

“Kami siapkan tambahan armada kapal di penyeberangan dan rekayasa lalu lintas bersama kepolisian,” ujar Dudy.

Momentum Nyepi menjadi perhatian khusus karena berdampak pada operasional penyeberangan Jawa-Bali. Dudy memastikan akan ada penyesuaian layanan, termasuk penghentian sementara operasional saat Nyepi.

Sosialisasi akan dilakukan lebih awal agar masyarakat bisa menyesuaikan jadwal perjalanan dan tidak menumpuk di pelabuhan.Di jalan tol, Korlantas Polri akan menerapkan skema contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap secara situasional.

Baca Juga:  Harga Bapok Naik Usai Lebaran, Surabaya Gencarkan Pasar Murah

Pemerintah juga tetap memberlakukan pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas selama masa Lebaran, kecuali untuk distribusi kebutuhan pokok.

Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) diterapkan untuk mengurai kepadatan. WFA berlaku 15–17 Maret untuk arus mudik dan 25–27 Maret untuk arus balik.

Dudy menilai koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berjalan baik, mengingat provinsi ini menjadi simpul utama pergerakan menuju wilayah timur Indonesia.

Dengan skema terpadu lintas sektor, Kementerian Perhubungan menargetkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meski beririsan dengan agenda keagamaan besar.

Baca Juga:  MAKI Aksi di Kejati Jatim, Dorong Pengungkapan Mega Korupsi Rp530 Miliar di 2026

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan dilakukan secara detail untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar di seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, kereta api, hingga jalan tol.

“Kita bangun sinergi sedetail mungkin agar angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan selamat,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru