Soliditas Terus Digoyang, Pengamat: Voters PDIP di Surabaya Sulit Ambyar

- Publisher

Rabu, 25 November 2020 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakercabsus PDIP/ist

i

Rakercabsus PDIP/ist


Bicarasurabaya.com– PDI Perjuangan Surabaya akan memasuki zona dan tantangan paling krusial menjelang akhir kampanye Pilkada Surabaya 2020. Jika melihat dinamikan yang ada, sepertinya PDI Perjuangan akan terus digoyang dan diganggu soliditas internalnya agar votersnya bisa ambyar.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, untuk mengambyarkan kesolidan PDI Perjuangan tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Sebab berdasarkan perjalanan sejarahnya, partai berlambang kepala banteng moncong putih ini tak mudah untuk digoyang kesolidannya.

Baca Juga:  Debat Publik Terakhir, Pengamat: Eri-Armudji Unggul Pengalaman dan Kemampuan

“Jika dilihat dari perjalanan sejarah PDI Perjuangan, partai ini memang masuk kategori partai yang sudah teruji dan tangguh dengan strong voters yang fanatis. Tentu tidak mudah bisa menggoyangnya karena ada banyak variabel berkelindan yang membuat votersnya fanatis,” ujar Surokim, saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surokim mengatakan, melihat kekuatan simbol Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, manajemen dan pengalaman PDI Perjuangan mengelola konflik internal, upaya membuat voters PDI Perjuangan terpecah akan sulit terwujud.

Baca Juga:  Rieke Dyah Pitaloka: Pilih Eri Cahyadi Demi Keberlanjutan Masa Depan Surabaya

“Partai ini sangat kuat komandonya, sehingga soliditasnya selalu di atas rata-rata partai lain. Malah saya pikir situasi itu justru akan kian menguatkan PDI Perjuangan karena partai akan kian jelas bisa mengidentifikasi lawan di internal secara jelas dan kasat mata,” ungkapnya. (BS01)

Berita Terkait

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya
RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%
PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi
Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029
Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan Flores hingga 2 Minggu ke Depan
Eks Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam hingga UBS Kompak Menguat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:27 WIB

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra

Rabu, 30 September 2026 - 10:36 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya

Rabu, 30 September 2026 - 06:35 WIB

RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:31 WIB

PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB