Diduga Motif Asmara, Pria Ini Celurit Tetangganya Sendiri Hingga Tewas

- Publisher

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku MN saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak /Ist

i

Pelaku MN saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak /Ist


BicaraSurabaya.com – Pria berinisial MN (55), warga Wonosari Wetan II, Kecamatan Semampir Surabaya akhirnya dibekuk Polisi usai membacok tetangganya sendiri hingga tewas pada Jum’at (16/10/2020) pagi.

Korban berinisial AS (60), dibacok menggunakan sebilah celurit hingga tewas ketika sedang duduk di atas motor di depan rumah pelaku.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum menyampaikan, bahwa aksi pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi motif asmara. Pelaku mencurigai istrinya telah diselingkuhi oleh lelaki berinisial AS (55) yang masih tetangganya sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah menjerat tersangka dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan jo pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” kata AKBP Ganis saat menggelar konferensi pers di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (17/10/2020).

Baca Juga:  Jalur Roda Dua Jembatan Suramadu Arah ke Madura Mulai Dialihkan

Kapolres mengungkapkan, bahwa pelaku ini berhasil dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam kurun waktu kurang dari 10 jam setelah kejadian. Pelaku diamankan di kampung halamannya Madura.

“Kami tangkap pelaku beserta barang bukti berupa celurit yang digunakan menghabisi korban,” terangnya.

Sebilah celurit yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban /Ist

Insiden pembunuhan ini berawal ketika tahun 2019, MN mendapati korban tengah berada di dalam kamar rumah pelaku. Saat itu MN melihat korban berduaan dengan istrinya di dalam kamar yang tertutup rapat.

“Siapa yang nggak cemburu melihat kenyataan seperti itu. Tapi saya berusaha memendam, walaupun hati ini sakit,” kata MN di hadapan awak media.

Baca Juga:  Pilkada Surabaya, 40 Tahanan Polres Tanjung Perak Gunakan Hak Pilihnya

Setelah kejadian itu, pelaku sempat cek-cok dengan istrinya. Dia menuduh sang istri dan AS telah menjalin hubungan asmara. “Waktu itu istri saya nggak mengaku. Tapi sebagai laki-laki saya merasa yakin mereka selingkuh,” ungkap MN.

Seiring berjalannya waktu, MN merasakan sakit hatinya semakin dalam. Apalagi setelah dia melihat kedekatan AS dengan sang istri. “Lelaki mana yang bisa tahan. Hati saya rasanya seperti disayat-sayat melihat itu,” kata MN.

Puncak kejengkelan pelaku akhirnya terjadi pada awal Bulan Oktober 2020. Saat itu untuk kesekian kalinya dia melihat istrinya dan AS semakin dekat.

Baca Juga:  Dijual Rp 50 Ribu Per Lembar, Dua Pemalsu Surat GeNose C-19 Report Dibekuk

Saat itu pula pelaku kemudian memesan sebilah celurit dari kampung halamannya di Madura. Setelah celurit selesai, dia pun menyembunyikannya di rumah sampai kemudian terjadi peristiwa pembunuhan itu.

Usai melakukan pembunuh, MN sempat melarikan diri ke kampung halamannya di Madura sebelum kemudian diamankan anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Meski usai membacok tetangganya sendiri hingga tewas, namun MN merasa puas. Pasalnya, korban dianggap sebagai perusak kebahagiaan rumah tangganya. “Saya siap dihukum. Saya sama sekali tidak menyesal,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB