Belum Genap Satu Bulan, Polres Tanjung Perak Amankan 9 Pelaku Begal Motor

- Publisher

Jumat, 16 Oktober 2020 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelaku begal motor saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak /Ist

i

Para pelaku begal motor saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak /Ist


BicaraSurabaya.com – Sejak awal bulan Oktober 2020, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengamankan 9 pelaku terkait aksi kejahatan begal motor.

“Ada beberapa tersangka yang kami amankan. Beberapa di antaranya terkait dengan kejahatan, satu pelaku berinisial EM,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum saat menggelar jumpa pers di Mapolres, Jum’at (16/10/2020).

Adapun salah satu pelaku begal motor yang berinisial EM (32) itu merupakan warga Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura. EM diamankan dalam operasi rutin yang dilakukan personil Polres Pelabuhan Tanjung Perak, karena kedapatan membawa senjata tajam.

Ketika dilakukan penyelidikan, akhirnya terungkap bahwa EM sudah beberapa kali beraksi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hal ini dibuktikan dengan hasil penyelidikan anggota Reskrim yang menyatakan ada 8 laporan aksi begal motor yang terkait dengan EM.

Dalam konferensi pers itu, polisi juga menghadirkan sejumlah kendaraan hasil kejahatan EM dan para pelaku yang terkait. “Jadi, setelah penangkapan EM dilakukan pengembangan hingga beberapa orang yang terkait dapat diketahui dan ikut diamankan,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  Polres Tanjung Perak Ungkap 17 Kasus Narkoba Pada Februari 2024

Aksi terakhir EM ini membegal motor milik driver ojek online (ojol). Dia menjalankan aksinya itu setelah berangkat dari Madura diantar saudaranya.

Sesampainya di Surabaya, EM kemudian memesan ojek online melalui aplikasi. Setelah bertemu dengan driver ojol, dia merubah tujuan dan meminta agar diantar ke daerah Jalan Margomulyo.

Setelah melalui tawar menawar harga, akhirnya driver mengantar EM ke tempat tujuannya. Tapi, di tengah jalan EM minta turun dan langsung mengancam korbannya agar menyerahkan kendaraan bermotornya.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Penyelundupan Sabu 1,2 Kg Dengan Modus Powerbank

“Pelaku mengancam menggunakan senjata tajam. Dan akhirnya korban menyerahkan kendaraan bermotornya karena takut disakiti,” jelasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB