Polisi Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Bermotif Cemburu di Wonosari Wetan

- Publisher

Jumat, 13 November 2020 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka MN (kiri) saat memerankan adegan pembunuhan /Ist

i

Tersangka MN (kiri) saat memerankan adegan pembunuhan /Ist


Bicarasurabaya.com – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bermotif cemburu yang terjadi di Jalan Wonosari Wetan, Kecamatan Semampir, pada Jum’at (16/10/2020) lalu.

Kegiatan rekonstruksi ini digelar di Pospol Jalan Kalimas sejak pukul 11.00 WIB, Kamis (12/11/2020), dengan memerankan 19 adegan.

Dalam rekonstruksi ini pihak kepolisian juga menghadirkan saksi, anak korban dan istri tersangka. MN (55), pelaku pembunuhan memperagakan detail aksi nekatnya saat menghabisi tetangganya, AS (60).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesekali MN juga memberitahu anggota Satreskrim untuk membetulkan posisinya dalam rekonstruksi tersebut.

Baca Juga:  SPG Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Ngaku Habis Mabuk Lem

Tidak ada rona penyesalan di wajah MN. Bahkan, dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, MN mengaku lega telah kesampaian menghabisi nyawa AS.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum memimpin kegiatan rekonstruksi ini. Menurut dia, ini digelar untuk melengkapi proses hukum kasus pembunuhan yang dilakukan MN.

“Dengan adanya rekontruksi ini, maka bisa diketahui dengan jelas apakah pengakuan tersangka dan saksi-saksi benar adanya,” kata Kapolres.

Kisah pembunuhan ini berawal ketika tahun 2019, pelaku mendapati korban tengah berada di dalam kamar rumah pelaku. MN melihat saat itu korban berduaan dengan istri pelaku di dalam kamar yang tertutup rapat.

Baca Juga:  Edarkan Sabu di Tempat Kos, Polisi Amankan Dua Pria di Surabaya

Sebagai lelaki normal, tentu saja pelaku merasa cemburu. Dia yakin, istrinya dan korban menjalin hubungan perselingkuhan.

Meski sang istri tidak mengaku selingkuh saat ditanya, tapi semakin lama rasa sakit hati pelaku semakin meningkat, hingga menumbuhkan dendam.

Puncak kejengkelannya terjadi pada awal Bulan Oktober 2020, dimana untuk kesekian kalinya dia melihat istrinya dan AS semakin intim.

MN akhirnya nekat menyusun rencana menghabisi AS. Dia pun memesan sebilah celurit dari kampung halamannya di Kabupaten Sampang, Madura.

Baca Juga:  Berita Foto: Merayakan Hari Kemenangan di Tengah Genangan

Setelah celurit selesai, dia pun menyembunyikannya di rumah sampai kemudian terjadi peristiwa pembunuhan itu.

AS dibunuh ketika sedang berada di depan rumah M. Saat itu M keluar sambil menenteng celurit dan langsung menyabetkannya ke tubuh M, sampai kemudian tewas di tempat.

“Di sini (rekonstruksi) terlihat pelaku sangat kooperatif, meskipun dia mengaku tidak ada penyesalan setelah pembunuhan itu,” terang Kapolres.

Usai melakukan pembunuhan, MN sempat melarikan diri ke kampung halamannya di Sampang, Madura sebelum kemudian diamankan anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (BS02)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB