Pendataan Sensus Ekonomi, Khofifah Ajak Warga Berpartisipasi

- Publisher

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Khofifah Minta Warga Beri Data Akurat. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

i

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Khofifah Minta Warga Beri Data Akurat. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Timur terus berjalan. Hingga pertengahan Juni 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat sekitar 10 persen target pendataan telah berhasil diselesaikan dari total sasaran usaha nonpertanian yang tersebar di seluruh daerah.

Di tengah proses pendataan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Menurutnya, kualitas data yang terkumpul akan menentukan ketepatan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.

“Sensus ekonomi ini penting untuk memotret kondisi perekonomian masyarakat. Data yang akurat menjadi dasar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan,” kata Khofifah usai mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 di kediamannya di Surabaya, Rabu (24/6/2026) malam.

Khofifah menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan sensus yang digelar setiap 10 tahun sekali tersebut. Semakin lengkap data yang diberikan, semakin akurat pula gambaran aktivitas ekonomi yang dapat disusun pemerintah sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Ia juga menyoroti pentingnya data yang valid dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Menurut Khofifah, hasil sensus akan melalui tahapan verifikasi dan validasi sehingga menghasilkan basis data yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Jatim–Inggris Lanjutkan Kajian Teknis Proyek LRT Surabaya

Sensus Ekonomi 2026 sendiri berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door to door. Pendataan menyasar seluruh aktivitas usaha nonpertanian guna memetakan struktur dan perkembangan ekonomi nasional secara lebih komprehensif.

Sementara itu, Plt Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati mengatakan pelaksanaan sensus di provinsi ini melibatkan 41.538 petugas yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Di Surabaya, pendataan dilakukan oleh 1.980 petugas.

Baca Juga:  Dampak Erupsi Anak Krakatau, KAI Daop 8 Siapkan 11.554 Kursi ke Jakarta

Herum optimistis seluruh target pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal pada akhir Agustus mendatang. Hingga saat ini, progres pendataan telah mencapai sekitar 10 persen dari total target se-Jawa Timur.

“Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis seluruh proses pendataan bisa selesai sesuai target,” ujarnya.

BPS berharap partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang jujur dan lengkap dapat menghasilkan data ekonomi yang lebih akurat. Data tersebut nantinya menjadi salah satu pijakan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat yang lebih tepat sasaran.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB