Akses Wilayah Terisolasi di Lumajang Mulai Pulih, Warga Diminta Waspada

- Publisher

Rabu, 4 November 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah bangunan di pingir sungai yang dilalui Lahar Semeru rusak. (Foto: BPBD Jatim)

i

Sebuah bangunan di pingir sungai yang dilalui Lahar Semeru rusak. (Foto: BPBD Jatim)

Bicarasurabaya.com – Akses darat menuju sejumlah wilayah yang sempat terisolasi akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mulai terbuka. Meski demikian, warga diminta tetap waspada karena sejumlah jembatan belum berfungsi maksimal dan berpotensi kembali memutus akses jika banjir terjadi.

Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan, berdasarkan laporan terakhir dari Kapolres Lumajang, bupati, dan dandim, wilayah yang sebelumnya terisolasi kini sudah bisa dijangkau melalui jalur darat. Akses tersebut juga memungkinkan bantuan kembali disalurkan kepada masyarakat.

“Untuk saat ini, berdasarkan data terakhir, ada satu kecamatan yang awalnya terisolasi. Namun, laporan terakhir menyebut jalur darat sudah bisa ditempuh untuk memberikan bantuan,” kata Dekananto seusai Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Rabu (4/11/2026).

Banjir bandang dan longsor sebelumnya menerjang sejumlah titik di Lumajang. Salah satunya terjadi di Desa Pororejo, Kecamatan Tempursari, pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 07.40 WIB. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang meningkatkan debit air di sejumlah daerah aliran sungai (DAS), hingga menyebabkan tanggul jebol.

Selain itu, banjir lahar di DAS Glidik memutus akses jalan dari Desa Pororejo menuju Dusun Tamansari, Desa Kaliwuling, Kecamatan Tempursari.

Plh Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan, sejumlah akses sebelumnya terputus akibat kerusakan jembatan yang diterjang banjir dan longsor. Kini, jalur tersebut mulai bisa dilalui seiring meredanya hujan.

Baca Juga:  Hujan Ringan Selimuti Surabaya Sepanjang Hari

“Alhamdulillah, wilayah-wilayah yang terisolasi hingga hari ini informasinya sudah bisa dilewati karena hujannya mulai reda,” ujar Gatot di Mapolda Jatim, Rabu (4/11/2026).

Namun, pemulihan akses belum sepenuhnya aman. Gatot menyebut sejumlah jembatan masih belum bisa digunakan secara maksimal. Bahkan, ada warga yang terpaksa memanfaatkan jalur sungai untuk beraktivitas.

Kondisi itu berisiko jika debit air kembali meningkat. Saat sungai banjir, warga tidak bisa lagi melintas dan akses ant wilayah berpotensi terputus.

“Apabila sungai tersebut banjir, otomatis warga tidak bisa melintas di sungai itu,” jelasnya.

BPBD Jatim dan BPBD Lumajang mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di sepanjang aliran sungai. Warga juga diminta mewaspadai potensi banjir bandang, banjir lahar dingin Gunung Semeru, serta longsor.

Baca Juga:  Status Politik Gatut Sunu Disorot Usai OTT KPK

Kapolda Jatim menambahkan, aparat bersama BPBD Provinsi dan Kabupaten Lumajang juga menyiapkan langkah antisipasi, termasuk memastikan lokasi pengungsian jika kondisi di lapangan tidak lagi memungkinkan warga bertahan di rumah.

Dalam bencana di Lumajang ini, dua warga, Imam Rosadi (40) dan putrinya H (9), meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Keduanya dipastikan telah menerima santunan dan bantuan.

Meski akses darat mulai terbuka, kondisi jembatan dan aliran sungai masih menjadi perhatian. Warga diminta tidak lengah karena hujan dan kenaikan debit air dapat kembali menghambat mobilitas serta membahayakan keselamatan. (BS/za)

Berita Terkait

Eri Cahyadi Gandeng Remaja Masjid dan Karang Taruna Perangi Narkoba
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Daftar Terbaru
7 Anak di Bawah Umur Terjaring di 3 Tempat Hiburan Malam Surabaya
Cuaca Surabaya dan Sekitarnya 4 November, Mojokerto Terpanas
Persebaya Waspadai Kendal Tornado, Tavares Soroti Rekor 8 Laga Tanpa Kalah
Parkir Digital Terus Diperluas, Pemilik Usaha di Surabaya Wajib Kantongi Izin TJU
Normalisasi Sungai Kalianak, Pembongkaran Bangunan Ditargetkan Tuntas November
Cuaca Surabaya Hari Ini Cerah, Mojokerto Terpanas Capai 35 Derajat

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:08 WIB

Eri Cahyadi Gandeng Remaja Masjid dan Karang Taruna Perangi Narkoba

Rabu, 4 November 2026 - 13:22 WIB

Akses Wilayah Terisolasi di Lumajang Mulai Pulih, Warga Diminta Waspada

Rabu, 4 November 2026 - 10:35 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Daftar Terbaru

Rabu, 4 November 2026 - 06:49 WIB

7 Anak di Bawah Umur Terjaring di 3 Tempat Hiburan Malam Surabaya

Rabu, 4 November 2026 - 06:25 WIB

Cuaca Surabaya dan Sekitarnya 4 November, Mojokerto Terpanas

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Daftar Terbaru

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi (Foto: dok Istimewa)

Bicara Kota

Cuaca Surabaya dan Sekitarnya 4 November, Mojokerto Terpanas

Rabu, 4 Nov 2026 - 06:25 WIB