Machfud Ungkit Surabaya Zona Hitam Covid-19, Netizen Geleng-Geleng Kepala

- Publisher

Kamis, 5 November 2020 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshoot postingan salah satu nitizen/ist

i

Screenshoot postingan salah satu nitizen/ist


Bicarasurabaya.com- Pada debat publik pertama Pilkada Surabaya, Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin mengkritik penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan. Meski Wali Kota Tri Rismaharini dan jajarannya tiada henti melakukan tes swab masif hingga menyiapkan fasilitas isolasi memadai, Machfud tetap menyerang.

Bahkan, dia membawa nama Presiden RI Joko Widodo yang disebut Machfud pernah menyatakan Surabaya berstatus zona hitam penyebaran virus corona. Data kemudian berbicara bahwa Presiden Jokowi tak pernah mengatakan Surabaya sebagai zona hitam.

Baca Juga:  Ikatan Alumni Psikologi Unair Turun Tangan Dampingi Warga di Tengah Pandemi

“Presiden sempat menyatakan bahwa Surabaya bukan lagi zona merah, tapi zona hitam,” kata Machfud dengan tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Machfud itu pun langsung menuai kritik pedas dari netizen.

“Lucu banget nih nonton debat calon walikota di JTV. Hari gini masih aja bahas Surabaya zona hitam, yo opo pak nomer loro iki,” kritik @donopradana yang juga seorang influencer di akun Twitter-nya yang memiliki 73.200 followers. Nomor urut 2 adalah nomor pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman di Pilkada Surabaya.

Baca Juga:  Varian Omicron Terdeteksi di Jatim, Khofifah Minta Masyarakat Tidak Panik

Netizen lainnya pun menimpali. “Walah data manipulasi ae dipercoyo. Dibahas sisan wkwkwk wis gak masuk blas iki paslon nomor loro,” cuit @nadyafairuzz.

Puluhan komentar juga tersaji menyoroti pernyataan Machfud yang disebut tidak berdasar.

Sementara itu, salah seorang Relawan Jokowi yang juga Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Surabaya, Nisa Izzati, membantah Presiden Jokowi pernah menyatakan jika Surabaya masuk zona hitam Covid-19. “Sepengatahuan saya, tidak pernah Presiden berucap seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Ikon Unik New Man "Biasakan yang Tidak Biasa" Akhirnya Dipatenkan

Apalagi, kata Nisa, berdasarkan aturan di Gugus Tugas Covid-19 tidak ada yang namanya istilah zona hitam, yang ada hanya merah.

“Jika ada yang menyebut Surabaya zona hitam, menurut saya itu terlalu lebay. Saya kira jika Pak Machfud bilang Surabaya zona hitam, itu terlalu lebay,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya
RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%
PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi
Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029
Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan Flores hingga 2 Minggu ke Depan
Eks Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam hingga UBS Kompak Menguat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:27 WIB

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra

Rabu, 30 September 2026 - 10:36 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya

Rabu, 30 September 2026 - 06:35 WIB

RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:31 WIB

PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB