Mayoritas Karena Jantung, 6 Jemaah Haji Surabaya Wafat di Tanah Suci

- Publisher

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPIH Embarkasi Surabaya ungkap 30 jamaah haji gagal berangkat akibat penyakit jantung

i

PPIH Embarkasi Surabaya ungkap 30 jamaah haji gagal berangkat akibat penyakit jantung

Bicarasurabaya.com – Jumlah jemaah haji Embarkasi Surabaya yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi enam orang hingga Minggu (10/5). Mayoritas jemaah wafat akibat gangguan kesehatan yang dipicu penyakit bawaan dan cuaca ekstrem di Tanah Suci.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan para jemaah yang meninggal berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Mereka adalah Abd Wachid dari Kloter 7 Kabupaten Pasuruan, Fajar Puja Sasmita dari Kloter 11 Kota Malang, Sibiatun Saji dari Kloter 33 Kabupaten Lamongan, Mustika Rajim D dari Kloter 47 Kabupaten Gresik, Suyono Reso dari Kloter 62 Kabupaten Jombang, serta Kamariyah binti Dul Tayib (85) dari Kloter 8 Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga:  Awal Ramadan 1447 H Versi Muhammadiyah Jatuh 18 Februari 2026

Kamariyah sebelumnya dilaporkan meninggal di Madinah pada 26 April 2026 setelah mengalami sesak napas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah di Tanah Suci,” kata Anam dalam keterangannya yang dikutip, Senin (11/5/2026).

Menurut Anam, sebagian besar jemaah yang meninggal memiliki riwayat penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, dan hipertensi. Keluhan yang paling banyak muncul adalah sesak napas.

“Rata-rata karena gangguan jantung. Ada yang awalnya sesak napas, kemudian kondisinya menurun sangat cepat,” ujarnya.

Baca Juga:  Selain KBS, Eri Cahyadi Juga Ungkap PD Pasar Surya Juga Diperiksa Kejaksaan

Ia menjelaskan, suhu udara di Madinah saat ini mencapai 37-38 derajat celsius, sedangkan di Makkah menembus 40 derajat celsius. Kondisi tersebut dinilai cukup berat, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki komorbid.

“Kalau kondisi fisik jemaah tidak fit, cuaca panas otomatis sangat memengaruhi kesehatan,” katanya.

Selain faktor cuaca, Anam menyebut jet lag dan kondisi psikologis juga memengaruhi daya tahan tubuh jemaah. Perbedaan waktu dan proses adaptasi dengan lingkungan baru membuat sebagian jemaah mengalami kelelahan.

Menurut dia, jemaah yang baru tiba di Arab Saudi membutuhkan waktu untuk beradaptasi, terlebih setelah berpindah dari Madinah ke Makkah dengan kondisi cuaca yang lebih panas.

Baca Juga:  Dua Oknum Pemkot Surabaya Dipecat Usai Diduga Tipu Warga Rp20 Juta

“Faktor psikologis juga berpengaruh. Ada jemaah yang belum sepenuhnya beradaptasi dengan kondisi di sana,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, PPIH Embarkasi Surabaya terus melakukan pemantauan kesehatan dan pendampingan psikologis kepada jemaah. Petugas kesehatan diminta aktif memantau kondisi fisik maupun mental para calon haji selama menjalani rangkaian ibadah.

Seluruh jemaah yang meninggal dunia akan dimakamkan di Arab Saudi sesuai prosedur yang berlaku di Tanah Suci.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB