Saat Petugas Adminduk Datangi Rumah Warga di Pabean Cantian

- Publisher

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabean Cantian Jemput Bola, Dokumen Kependudukan Selesai Lebih Cepat

i

Pabean Cantian Jemput Bola, Dokumen Kependudukan Selesai Lebih Cepat

Bicarasurabaya.com – Mengurus akta kelahiran maupun akta kematian biasanya identik dengan antrean dan proses administrasi yang mengharuskan warga datang ke kantor pelayanan. Namun pola itu mulai diubah oleh Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya.

Melalui layanan jemput bola, petugas administrasi kependudukan mendatangi langsung rumah warga untuk membantu pengurusan dokumen kelahiran maupun kematian. Terobosan ini dilakukan untuk memangkas birokrasi sekaligus mempercepat pembaruan data kependudukan.

Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal mengatakan petugas akan bergerak setelah menerima laporan dari RT, RW, atau Kader Surabaya Hebat terkait adanya peristiwa kelahiran maupun kematian warga.

“Biasanya sehari setelah laporan diterima, petugas datang ke rumah untuk membantu proses administrasi. Warga cukup menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan,” kata Januar, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pendekatan tersebut lahir dari kondisi di lapangan. Tidak sedikit keluarga yang menunda pengurusan dokumen, terutama akta kematian, karena masih fokus mengurus keluarga atau menganggap proses administrasi cukup rumit.

Akibatnya, data kependudukan kerap terlambat diperbarui dan berpotensi memengaruhi akurasi berbagai layanan publik yang berbasis data warga.

Karena itu, kecamatan memilih mengubah pola pelayanan. Jika sebelumnya warga yang harus datang ke kantor, kini petugas yang mendatangi warga.

Baca Juga:  Surabaya Ajak Pelajar Lawan Bullying dan Konten Digital Berbahaya

Dampak layanan tersebut mulai dirasakan masyarakat. Nanik, warga Teluk Bone Tengah, mengaku terkejut saat petugas datang beberapa hari setelah ayahnya meninggal dunia.

“Saya tidak menyangka dokumennya sudah dibantu diurus. Saat itu keluarga memang sedang fokus pada prosesi pemakaman,” ujarnya.

Kemudahan serupa dirasakan Yurika, warga Perak Barat. Ia menilai pengurusan akta kelahiran kini lebih praktis karena sebagian berkas dapat dikirim melalui aplikasi pesan tanpa harus berulang kali datang ke kantor pelayanan.

Baca Juga:  BMKG Prediksi Hujan di Surabaya, Terjadi Siang hingga Sore

Selain memangkas waktu pengurusan, sistem jemput bola ini juga membantu memastikan data kependudukan diperbarui lebih cepat. Data yang akurat menjadi penting karena menjadi dasar berbagai layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan hingga penyaluran program bantuan.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan mudah diakses, langkah yang diterapkan Kecamatan Pabean Cantian menunjukkan perubahan pendekatan birokrasi dari sekadar menunggu warga datang menjadi aktif menjangkau masyarakat. Model layanan semacam ini berpotensi menjadi salah satu wajah pelayanan administrasi kependudukan di masa mendatang.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB