Kejati Serahkan Aset Waduk ke Surabaya, Cegah Banjir dan Jadi Ruang Publik

- Publisher

Jumat, 14 November 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penyelamatan dan penyerahan aset waduk unesa. (Foto Humas Pemkot-Ist/BS)

i

penyelamatan dan penyerahan aset waduk unesa. (Foto Humas Pemkot-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya resmi menerima aset waduk seluas 21.832 meter persegi senilai Rp176 miliar dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Penyerahan aset yang kini diberi nama Taman Tirtha Adhyaksa itu berlangsung di Gazebo Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Aset ini sebelumnya tidak dapat dikelola Pemkot karena status kepemilikannya dikuasai pihak lain. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut pengembalian aset ini menjadi langkah penting untuk mengatasi banjir di kawasan Lidah Wetan yang selama bertahun-tahun terdampak luapan waduk.

“Bertahun-tahun waduk ini tidak bisa kita apa-apakan karena bukan milik Pemkot. Alhamdulillah berkat Kejati Jawa Timur, sekarang waduk ini kembali menjadi aset Surabaya,” ujar Eri dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, ketidakjelasan status aset membuat aliran air waduk kerap melimpas ke perkampungan. Dengan aset kembali ke Pemkot, saluran baru akan dibangun untuk mengalirkan air langsung ke Sungai Wiyung.

Eri juga menegaskan pengembalian aset ini bukan yang pertama. Kejaksaan, baik di tingkat provinsi maupun kota, telah beberapa kali membantu Pemkot menyelamatkan aset strategis, termasuk Gelora Pancasila.

“Penyelamatan aset ini menunjukkan pentingnya kolaborasi. Siapa pun wali kotanya, kalau Surabaya ingin maju, semua harus bersinergi,” kata Eri.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Masih Bertahan di Level Tinggi

Pemkot Surabaya berencana menata kawasan waduk menjadi ruang publik baru yang terintegrasi dengan UNESA. Penataan meliputi jogging track, area pedagang, hingga perbaikan kualitas air agar lebih jernih.

“Kami ingin masyarakat bisa olahraga dan menikmati keindahan Taman Tirtha Adhyaksa. Ini akan jadi wajah baru kawasan UNESA,” tambah Eri.

Kepala Kejati Jawa Timur, Dr. Kuntadi, menjelaskan bahwa pengembalian aset ini merupakan hasil proses hukum panjang yang telah berkekuatan hukum tetap. Tanah waduk tersebut dinyatakan dirampas untuk negara dan dikembalikan kepada Pemkot Surabaya.

Baca Juga:  Hari Bumi, Surabaya Ajak Perempuan Kurangi Sampah Pembalut

“Keberhasilan ini buah kerja keras jajaran kami yang bekerja profesional dan objektif,” kata Kuntadi.

Ia juga menjelaskan makna nama Tirtha Adhyaksa. “Tirtha berarti air; air itu mestinya membawa kehidupan, bukan musibah. Dengan pengelolaan yang baik, waduk ini bisa memakmurkan warga sekitar.”

Kuntadi berharap kawasan tersebut dikelola secara profesional dan menjadi simbol kolaborasi antara Pemkot dan kejaksaan.

“Tanpa kolaborasi, tidak akan ada prestasi,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB