Gas LPG Bocor di Rumah? Hindari Sakelar Listrik dan Sumber Api

- Publisher

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok/ist)

i

Ilustrasi (Foto: dok/ist)

Bicarasurabaya.com – Bau gas LPG di dalam rumah jangan diabaikan. Kebocoran yang menumpuk di ruangan tertutup bisa memicu kebakaran hingga ledakan jika tersulut api. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengingatkan warga agar mengenali tanda kebocoran dan mengetahui langkah penanganan yang aman.

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengatakan kebocoran gas tidak selalu disertai suara. Karena itu, warga perlu waspada ketika mencium bau khas LPG di sekitar tabung, regulator, atau selang.

Saat mencium bau gas, warga diminta tidak menyalakan api, merokok, atau mengoperasikan sakelar listrik. Hindari pula aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan di area yang diduga mengalami kebocoran.

Jika aman dilakukan, tutup aliran gas. Buka pintu dan jendela secara manual untuk membantu sirkulasi udara, lalu segera menjauh dari area tersebut. Jangan menyalakan atau mematikan peralatan listrik di dalam ruangan yang terindikasi dipenuhi gas.

Laksita juga mengingatkan warga agar tidak sembarangan memindahkan tabung ketika kebocoran terjadi. Jika bau gas menyengat atau kebocoran tidak dapat dihentikan dengan aman, segera keluar dari bangunan dan hubungi petugas dari lokasi yang aman.

Periksa regulator dan selang secara berkala

Baca Juga:  Belasan Murid SD di Surabaya Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

Pencegahan perlu dilakukan sebelum tabung digunakan. Salah satunya dengan memeriksa kondisi selang, regulator, dan sambungan untuk memastikan tidak ada kerusakan atau pemasangan yang longgar.

Pengecekan kebocoran dapat dilakukan menggunakan air sabun pada sambungan ketika kondisi aman. Jika muncul gelembung, sambungan diduga bocor dan tidak boleh digunakan sebelum diperbaiki atau diganti.

Penempatan tabung juga perlu diperhatikan. Pastikan tabung berdiri tegak, jauh dari sumber panas, dan berada di area dengan ventilasi memadai.

Bagi pelanggan gas PGN, Laksita mengimbau warga segera menutup keran aliran gas jika mencurigai kebocoran, sepanjang tindakan itu dapat dilakukan dengan aman. Jika kebocoran berlanjut, warga harus menjauh dan meminta bantuan petugas.

Baca Juga:  Cabai Merah Hingga Rawit Naik, Sembako Lain Cenderung Stabi

Usaha kuliner diminta disiplin saat ganti tabung

Perhatian khusus diberikan kepada pemilik rumah makan, usaha katering, dan pelaku usaha kuliner lainnya. Aktivitas mengganti tabung gas saat kompor lain masih menyala berisiko memicu kebakaran.

Laksita mengingatkan pekerja untuk mematikan seluruh kompor sebelum mengganti tabung atau melepas regulator.

“Harusnya matikan dulu semua kompor, baru ganti regulatornya,” tegasnya.

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat segera meminta bantuan jika menghadapi kebocoran gas atau kondisi darurat. Warga dapat menghubungi layanan darurat Command Center 112. (BS/za)

Berita Terkait

Polda Jatim Gerebek Sarang Narkoba Jalan Kunti Surabaya, Belasan Orang Diamankan
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000
Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel
Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan
Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan
Usai Menang di Lampung, Persebaya Fokus Hadapi PSS Sleman
36 Daerah di Jatim Status Awas Kekeringan, BMKG Prediksi Hujan Merata Desember
Surabaya Perkuat Pencegahan Campak, Orang Tua Diminta Lengkapi Imunisasi MR

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Polda Jatim Gerebek Sarang Narkoba Jalan Kunti Surabaya, Belasan Orang Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok Emas Antam/Ist)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:25 WIB

Menekan peredaran miras ilegal dan toko penjual miras ilegal, Satpol PP Surabaya melakukan razia. (Foto: dok Satpol PP Surabaya)

Bicara Kota

Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:58 WIB

Ilustrasi (Foto: ist)

Bicara Nasional

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:25 WIB

Pengolahan sampah di TPA Benowo diolah menjadi sumber energi terbarukan. (Foto: dok Dikominfo)

Bicara Kota

Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:10 WIB