Kebakaran Minim, Evakuasi Justru Mendominasi Selama Lebaran

- Publisher

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok DPKP Surabaya)

i

Ilustrasi (Foto: dok DPKP Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Kasus kebakaran bukan lagi yang paling banyak ditangani saat libur Lebaran 2026. Justru, evakuasi mendominasi layanan darurat di Surabaya.

Dalam periode 18–24 Maret 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mencatat 77 kejadian, dengan 60 di antaranya merupakan evakuasi dan hanya 17 kasus kebakaran.

Mayoritas evakuasi berupa penanganan hewan, terutama ular, yang mencapai 29 kasus. Selain itu, petugas juga mengevakuasi 11 orang, enam kendaraan, serta berbagai objek lain.

Kepala DPKP Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan tren ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan penyelamatan non-kebakaran di masyarakat.

“Kalau kebakaran ada, tapi relatif kecil. Saat kami datang, sebagian sudah ditangani warga,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Rincian Kebakaran

Dari 17 kasus kebakaran, terdiri atas:

4 kebakaran rumah
3 kebakaran mobil
2 kebakaran alang-alang
4 kebakaran sampah
4 kejadian lainnya

Penyebabnya didominasi api terbuka (8 kasus), gangguan listrik (3 kasus), dan sisanya masih diselidiki.

Baca Juga:  Pungli Rekrutmen Kembali Terjadi di Pemkot Surabaya, Anggota Satpol PP Dipecat

DPKP memastikan layanan tetap berjalan penuh selama libur panjang dengan sistem siaga 24 jam. Rata-rata waktu tanggap petugas tercatat sekitar 6,5 menit hingga tiba di lokasi.

Sebaran kejadian juga disebut merata di seluruh wilayah kota.

Untuk memperkuat penanganan, Damkar Surabaya menyiapkan berbagai peralatan modern, mulai dari armada hazmat, robot pemadam, hingga kendaraan dengan teknologi compress air foam system (CAFS) untuk kebakaran skala besar.

Peralatan ini disiapkan untuk menghadapi risiko tinggi, termasuk kebakaran industri dan bahan berbahaya.

Baca Juga:  ITS Uji Energi Terbarukan, dari Biogasolin Sawit hingga PLTS Apung

Selain kejadian besar, petugas juga menangani laporan unik, seperti evakuasi ular kecil hingga membuka pintu rumah yang macet.

Fenomena ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Damkar.

Masyarakat diimbau segera melapor melalui layanan darurat 112 agar penanganan bisa dilakukan cepat.

“Begitu laporan masuk, langsung kami tindak lanjuti. Petugas selalu siap,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB