Kolaborasi Menjaga Lingkungan Antarkan Surabaya Raih 14 Penghargaan

- Publisher

Kamis, 2 Maret 2023 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua DPRD Surabaya mengangkat penghargaan Adipura Kencana/Dok. Diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua DPRD Surabaya mengangkat penghargaan Adipura Kencana/Dok. Diskominfo Surabaya


Bicarasurabaya.com – Kolaborasi yang luar biasa antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan semua elemen masyarakat dan semua stakeholder yang ada di Kota Surabaya akhirnya berbuah manis. Pasalnya, kolaborasi dalam menjaga lingkungan itu mengantarkan Kota Pahlawan ini meraih 14 penghargaan dalam bidang lingkungan.

14 penghargaan itu adalah Adipura Kencana kategori Kota Metropolitan yang baru diterima Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Selasa (28/2/2023), lalu Sekolah Adiwiyata Mandiri 5 penghargaan, Sekolah Adiwiyata Nasional 5 penghargaan, Proklim Nasional 2 penghargaan, dan Nirwasita Tanta tingkat nasional. 14 penghargaan itu pun akhirnya dikirab dari halaman Gedung Graha Pena Jalan Ahmad Yani hingga halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (1/3/2023).

Sebanyak 20 mobil Jeep Wills digunakan untk menyemarakkan prosesi kirab trofi dan piagama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu. Animo masyarakat begitu tinggi menyaksikan kirab penghargaan itu, mereka memadati sepanjang rute. Tiba di halaman Balai Kota Surabaya, rombongan kirab itu disambut ribuan petugas kebersihan, baik dari  petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun dari Satuan Tugas (Satgas) pematusan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya.

“Matur nuwun kepada seluruh petugas DLH, tim DSDABM yang menjaga Kota Surabaya tetap bersih, dan tidak mengenal kata menyerah. Matur nuwun untuk seluruh RT, RW, LPMK, juga Kader Surabaya Hebat (KSH) yang sudah luar biasa,” kata Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya.

Ia juga memastikan bahwa beberapa waktu terakhir ini, Surabaya tidak hanya meraih Adipura Kencana, tapi juga menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional yang diraih oleh anak SD-SMP se-Kota Surabaya. Tak hanya itu, pemkot juga meraih penghargaan Proklim yang sebelumnya diikuti oleh KSH, RT, RW, LPMK, dan seluruh masyarakat di perkampungan Kota Surabaya. Bahkan, Surabaya juga meraih penghargaan Nirwasita Tantra.

“Penghargaan ini bukan untuk wali kota, tapi untuk seluruh warga Surabaya yang sangat luar biasa mencintai kotanya. Dengan adanya program Surabaya Bergerak, ternyata mampu menjaga kebersihan Surabaya. Kolaborasi dalam menjaga lingkungan ini akhirnya berhasil mengantarkan Surabaya meraih banyak penghargaan,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia memastikan piala Adipura Kencana yang sudah diterima oleh Surabaya untuk yang ke-7 kalinya itu, tidak akan dipajang di Balai Kota Surabaya saja, namun akan digilir tiap pekan di seluruh kecamatan se-Surabaya. Dia ingin semua warga bisa ikut merasa memiliki penghargaan tersebut.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Presiden, Wali Kota Eri Cahyadi Tancap Gas Lanjutkan Program Periode Kedua

“Jadi, nanti RT, RW, KSH bisa foto bareng dan merasakan prestasi dari hasil gotong royong serta guyub rukunnya warga Kota Surabaya ini. Penghargaan ini juga menjadi kado terindah di dua tahun kepemimpinan kami. Semoga kita bisa terus menjaga guyub rukun dan gotong royong ini,” tergasnya.

Wali Kota Eri bersama pimpinan DPRD Surabaya saat memamerkan piala Adipura Kencana yang diraih Surabaya untuk yang ke sekian kalinya/Dok. Diskominfo
Wali Kota Eri bersama pimpinan DPRD Surabaya saat memamerkan piala Adipura Kencana yang diraih Surabaya untuk yang ke sekian kalinya/Dok. Diskominfo

Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengakui bahwa berbagai penghargaan ini diraih dengan penuh perjuangan. Sebab, proses penilaian dari beberapa penghargaan ini berlangsung selama setahun. Salah satunya penghargaan Adipura Kencana yang mana visitasi dan peninjauan oleh tim juri berlansung selama setahun. “Kalau tidak konsisten, bukan perkara mudah menjaga lingkungan seluruh kota,” katanya.

Ia bersyukur karena saat ini sudah ada sekitar 2 ribu petugas yang ada di DLH dan sekitar 1.400 yang ada di Satgas Pematusan yang telah bahu membahu menjaga kebersihan Surabaya. Namun, ia juga menyadari bahwa kebersihan Surabaya tidak akan bisa terwujud tanpa ada kolaborasi dengan semua elemen masyarakat, mulai dari sekolah, perkantoran dan berbagai pihak yang ikut menjaga lingkungan. “Jadi, ini adalah keberhasilan kita bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  Tekan BBM, Surabaya Ganti Kendaraan Dinas ke Listrik Mulai Mei
Wali Kota Eri menunjukkan Piala Adipura Kencana saat arak-arakan 14 penghargaan di bidang lingkungan/Dok. Diskominfo
Wali Kota Eri menunjukkan Piala Adipura Kencana saat arak-arakan 14 penghargaan di bidang lingkungan/Dok. Diskominfo

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan diraihnya Adipura Kencana ke-7 serta berbagai penghargaan lainnya merupakan wujud kekuatan gotong royong antara pemkot, DPRD, Forkopimda, stakeholder, KSH, RT, RW, dan seluruh warga di Kota Pahlawan. Bahkan, itu juga dibuktikan dengan adanya kirab Adipura Kencana kali ini.

“Selamat kepada seluruh warga Kota Surabaya, dan Wali Kota Eri Cahyadi yang telah memimpin kota ini dengan baik, terutama pada saat melewati masa krisis pandemi Covid-19 lalu,” kata Adi.

Suasana arak-arakan Piala Adipura Kencana beserta penghargaan lainnya/Dok. Diskominfo
Suasana arak-arakan Piala Adipura Kencana beserta penghargaan lainnya/Dok. Diskominfo

Adi mengaku, DPRD Kota Surabaya terus mendukung rasa gotong royong yang selalu diserukan Wali Kota Eri. Bahkan, ia juga mengacungi jempol kinerja Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji serta jajarannya dalam dua tahun terakhir ini yang telah mampu memberikan yang terbaik untuk Surabaya. “Semoga Surabaya terus maju ke depannya,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi
Pemerintah Siapkan Pendampingan dan Jaminan Sosial bagi Korban Ponpes Al Khoziny
Tiga Kebakaran Terjadi di Surabaya dalam Sehari, Satu Sopir Alami Luka Bakar
Mendagri dan APEKSI Bahas Strategi Fiskal: Dari TKD, PAD, hingga BUMD
Kos di Sidosermo Surabaya Terbakar, Satu Warga Luka Bakar Ringan
APBD Surabaya 2024 Sebesar Rp 10,9 Triliun, Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan hingga Infrastuktur
Berhasil Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Surabaya Terima Dana Insentif Fiskal
Menjadi Catatan Sejarah, Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung di Surabaya

Berita Terkait

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:47 WIB

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:58 WIB

Pemerintah Siapkan Pendampingan dan Jaminan Sosial bagi Korban Ponpes Al Khoziny

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:39 WIB

Tiga Kebakaran Terjadi di Surabaya dalam Sehari, Satu Sopir Alami Luka Bakar

Sabtu, 20 September 2025 - 10:31 WIB

Mendagri dan APEKSI Bahas Strategi Fiskal: Dari TKD, PAD, hingga BUMD

Selasa, 9 September 2025 - 11:48 WIB

Kos di Sidosermo Surabaya Terbakar, Satu Warga Luka Bakar Ringan

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB