Parkiro, Aplikasi Parkir Cerdas Ala Mahasiswa ITS

- Publisher

Selasa, 29 Desember 2020 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sharelle Clairine Hayadi (frame kanan atas) saat mempresentasikan Parkiro pada ajang Pimnas ke-33 /Ist

i

Sharelle Clairine Hayadi (frame kanan atas) saat mempresentasikan Parkiro pada ajang Pimnas ke-33 /Ist


Bicarasurabaya.com – Kebutuhan parkir yang tinggi di perkotaan dapat menyebabkan pengguna kendaraan harus menghabiskan banyak waktu untuk mencari tempat parkir di suatu lokasi.

Mengatasi masalah tersebut, Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas ide sistem parkir cerdas berbasis aplikasi bernama Parkiro.

Mereka adalah Sherelle Clairine Hayadi, Julius Sintara, dan Steven Seaver Wiarta. Ketiga mahasiswa dari Departemen Teknik Biomedik dan Departemen Teknik Elektro ITS ini menggabungkan teknologi Long Range RFID dan Internet of Things (IoT) pada sistem parkir yang ada.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Teknologi ini memungkinkan pengendara masuk dan keluar gerbang parkir tanpa berhenti serta mendapat navigasi ke titik parkir yang kosong,” kata Sharelle dalam keterangan tertulis, Senin (28/12/2020).

Ide Parkiro sendiri berawal dari pengalaman pribadi Sharelle yang sering terjebak macet di pintu masuk dan keluar tempat parkir. Setelah melewati kemacetan tersebut, ia juga masih harus berputar-putar mencari titik parkir yang kosong.

Baca Juga:  Jokeen.id, Startup Mahasiswa ITS di Bidang Engineering

“Hal ini dapat berpengaruh ke sisi psikologis dan emosi dari pengendara, dan masalah ini ternyata juga dialami banyak orang,” kata mahasiswa angkatan 2018 ini.

Penggunaan sistem parkir berbasis aplikasi yang telah ada pun masih terdapat banyak kelemahan. Di antaranya, kendaraan masih harus berhenti di pintu masuk dan keluar parkir, sehingga dapat menyebabkan kemacetan. Selain itu, pengendara juga masih harus mencari titik parkir secara mandiri hingga masih berlakunya pembayaran tunai.

“Aplikasi yang sudah ada juga masih tersedia pada platform yang terbatas,” ujar Sharelle.

Sedangkan Parkiro buatan timnya ini sangat mudah digunakan oleh banyak orang. Namun sebelumnya pengendara hanya harus mengunduh aplikasi dan melakukan pendaftaran lewat aplikasi Parkiro.

Baca Juga:  Bantu Produksi UMKM, Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Pengering Kerupuk Otomatis

Pengendara yang sudah terdaftar, nantinya akan mendapatkan tag RFID unik yang harus dipasangkan di bagian depan kaca mobil. Setelah itu, pengendara sudah bisa menggunakan aplikasi Parkiro untuk memesan titik parkir.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan oleh Parkiro. Pertama, pengendara dapat melakukan pemesanan tempat parkir lewat aplikasi. Titik parkir yang sudah dipesan akan otomatis muncul penghalang berupa retractable bollards untuk menghalangi titik parkir tersebut digunakan pengendara lain.

Pengendara yang sudah mendekati lokasi parkir, cukup berkendara dengan kecepatan rendah untuk masuk ke lokasi parkir. Sistem RFID akan mendeteksi tag yang ada dan gerbang pun akan otomatis terbuka. Pengendara juga diarahkan menuju titik parkir yang sudah dipesan melalui aplikasi Parkiro dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality.

“Jadi pengendara benar-benar tidak akan kebingungan mencari titik parkir yang sudah dipesan,” terang Sharelle.

Baca Juga:  Robot Hybrid Karya Dosen ITS Siap Bantu Dokter Melakukan Proses Operasi Tulang

Ia menjelaskan bahwa saat ingin keluar, pengendara dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi dengan melakukan verifikasi biometrik atau PIN. Kemudian, saat mendekati gerbang keluar, pengendara juga hanya perlu berkendara dengan kecepatan rendah. Sementara Sistem RFID yang ada, akan mendeteksi tag dan mengonfirmasi pembayaran. Setelah itu gerbang keluar akan secara otomatis terbuka.

Adanya inovasi Parkiro ini sendiri dapat menjawab beberapa tantangan dalam pengadaan parkir yang ideal berupa proses parkir yang ringkas dan efisien. Parkiro juga dapat meminimalisasi antrean kendaraan di pintu masuk dan keluar gerbang parkir. Pengendara juga dapat langsung menuju titik parkir tanpa harus kebingungan.

“Dari semua proses itu, pengendara dapat masuk, keluar, dan membayar parkir tanpa harus berhenti,” tutur mahasiswi asal Surabaya ini. (BS02)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB