Inovatif! ITS Kembangkan Mesin Pencacah Rumput Bertenaga Listrik

- Publisher

Rabu, 1 September 2021 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Penggunaan mesin diesel dalam dunia peternakan yang sudah sangat lazim, ternyata memberikan problematika tersendiri dari aspek lingkungan dan juga kinerja mesin. Melihat masalah ini, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian Masyarakat (Abmas) Laboratorium Konversi Energi Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan mesin pencacah rumput dengan tenaga listrik serta sistem on-grid photovoltaic.

Bergerak di bidang konversi energi, Tim KKN Abmas ITS ini ingin mengenalkan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT) di kehidupan sehari-hari kepada masyarakat, serta beralih dari bahan bakar minyak ke listrik.

“Pemasangan on-grid photovoltaic serta pengembangan mesin pencacah rumput energi listrik ini salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut,” tutur Fredy Riko Alamsyah, perwakilan Tim KKN Abmas Laboratorium Konversi Energi Departemen Teknik Elektro ITS ini.

Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa yang kerap disapa Riko ini menjelaskan, mesin pencacah rumput yang ada di pasaran masih menggunakan diesel sebagai sumber energinya yang mana menghasilkan emisi karbondioksida. Bahan bakar minyak berupa solar ini juga merupakan bahan yang tidak terbarukan. Akhirnya dikembangkan mesin pencacah rumput energi listrik yang merupakan modifikasi dari mesin pencacah rumput komersial.

Tak hanya memodifikasi sumber energinya, tim yang diketuai oleh Heri Suryoatmojo ST MT PhD ini juga menambahkan pemecah rumput pada mesinnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas rumput yang akan dijadikan pakan sapi ternak.

Baca Juga:  ITS Sabet Tujuh Trofi Juara di KKCTBN 2022

“Terutama pada sapi perah, rumput yang diberikan harus dicacah dengan halus,” tambah mahasiswa angkatan 2018 ini.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik peternakan ini, Riko bersama timnya memasang sistem on-grid photovoltaic pada peternakan di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang yang menjadi lokasi kegiatan. On-grid berarti tegangan yang dihasilkan panel surya tersebut diubah menjadi tegangan AC, kemudian disambungkan dengan jala-jala PLN.

Selain itu, tim ITS juga menambahkan sensor limiter pada sistemnya. “Sehingga bisa mencegah tegangan untuk masuk ke meteran PLN,” tutur mahasiswa asal Jember ini.

Setelah proses selama tiga bulan, pada awal Agustus lalu satu unit mesin pencacah rumput serta tiga panel surya paralel secara resmi diberikan kepada peternakan di Karangploso tersebut. Setelah digunakan, peternak mengakui rumput hasil cacahan lebih bagus dan lebih halus dibandingkan mesin yang ada di pasaran.

Baca Juga:  Manfaatkan Potensi Alam, ITS Rancang Alat Pengolah Biji Kemiri Jadi Minyak

Dengan adanya panel surya, peternak pun tidak perlu khawatir mengenai tagihan listrik. “Panel surya ini juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya di peternakan tersebut,” imbuh Riko.

Tak hanya itu, tim yang terdiri dari lima dosen dan 10 mahasiswa Departemen Teknik Elektro ITS ini pun telah memberikan sosialisasi serta edukasi kepada peternak mengenai standard operating procedure (SOP) penggunaan dan pemeliharaan mesin pencacah rumput, serta sistem panel surya. (BS01)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB