Cara Mahasiswa Untag Beri Bimbingan Belajar Siswa SD/MI di Masa Pandemi

- Publisher

Senin, 21 Desember 2020 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pembelajaran para siswa /Ist

i

Proses pembelajaran para siswa /Ist


BicaraSurabaya.com – Akibat pandemi Covid-19, Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya harus memilih untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian Masyarakat secara Mandiri. Salah satunya dilakukan Maya Puspitasari dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Arga Christian Sitohang.

Kegiatan KKN Mandiri yang dilaksanakan Maya ini berlangsung selama 12 hari mulai tanggal 7 – 18 Desember 2020. Kali ini KKN dilaksanakan di wilayah Kendangsari RT 06 RW 05, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya.

Maya Puspitasari mengungkapkan, bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang ia lakukan diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa SD/MI di masa pandemi. Terutama dalam mengikuti pembelajaran secara online (daring).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pelaksanaan program pendampingan belajar ini disetujui oleh Bapak Muani, Ketua RT setempat. Persetujuan ini dilatarbelakangi karena kurangnya pengawasan dan wawasan pendidikan dari orang tua para siswa dalam hal pembelajaran selama pandemi ini,” kata Maya dalam keterangan tertulis yang diterima Bicara Surabaya, Senin (21/12/2020).

Baca Juga:  Pandemi Tak Kunjung Usai, Mahasiswa Untag Lakukan KKN dari Rumah

Bagi Maya, alasan mengambil kegiatan KKN Mandiri ini karena mayoritas siswa lebih banyak menghabiskan waktu bermain dengan gadget dari pada melakukan pembelajaran online.

“Saya telah mengamati terdapat beberapa siswa yang lebih menghabiskan waktu bermain gadget daripada melakukan pembelajaran online yang diberikan oleh guru mereka,” kata Maya.

Dalam kegiatan ini, Maya mengajak empat siswa SD/MI untuk melakukan bimbingan belajar bersama antar siswa. Tentunya kegiatan pembelajaran ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Di akhir pembelajaran, terdapat sesi bermain gadget berupa game online atau media sosial yang memiliki rana positif bagi kehidupan dan pendidikan mereka,” ungkap dia.

Di hari pertama pelaksanaan, Maya memberikan wawasan tentang belajar di usia dini serta pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Oleh karena itu sebelum melakukan aktivitas apapun terutama kegiatan pendampingan belajar ini diharuskan untuk selalu cuci tangan terlebih dahulu serta di mana pun mereka berada diharuskan untuk selalu memakai masker agar dapat mencegah penyebaran virus corona ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Keren! Mahasiswi KKN Untag Ajari Anak-anak Bikin Masker Tie Dye
Sebelum mengikuti pembelajaran para siswa diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun /Ist
Sebelum mengikuti pembelajaran para siswa diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun /Ist

Tak hanya wawasan tentang pentingnya belajar dan disiplin protokol kesehatan, Maya menyebut, dalam kegiatan ini para siswa juga mendapatkan hand sanitizer dan masker yang dibagikan pada awal kegiatan.

“Dalam setiap pembelajaran para siswa juga diberikan vitamin C, susu dan roti agar imunitas tubuh mereka selalu terjaga,” terangnya.

Menurut Maya, para siswa mengaku senang dalam kegiatan pendampingan belajar yang dilakukan secara bersama dengan teman kalangannya. Bahkan, mereka tidak memiliki rasa bosan selama kegiatan ini berlangsung.

“Keempat siswa tersebut selalu minta diberikan latihan-latihan soal yang banyak, dikarenakan mereka sudah melewati masa ujian akhir Semester Gasal dan tidak diberikan tugas-tugas oleh gurunya. Sehingga mereka ingin mengisi waktu luangnya dengan belajar bersama,” papar dia.

Dengan adanya program pendampingan belajar, Maya berharap, para orang tua lebih mengerti terkait pentingnya peran serta terhadap pencapaian prestasi belajar anak. Selain itu, ini diharapkan dapat menjadikan para orang tua lebih memahami bagaimana cara mengatasi rasa bosan anak dalam hal pembelajaran.

Baca Juga:  Meski Seorang Diri, Mahasiswi Untag Ini Sukses Laksanakan KKN di Tengah Pandemi

“Para siswa tersebut lebih mengerti betapa pentingnya belajar pada usia dini untuk masa depan yang akan mereka tempuh dan dapat menumbuhkan semangat belajar para siswa tersebut selama kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir,” jelas dia.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Asrida Sari mengaku kesulitan dalam hal membimbing anaknya ketika mengerjakan tugas yang diberikan tiap hari oleh gurunya. Selain karena kurangnya wawasan yang dimiliki, materi tugas yang diberikan para guru juga dinilai kurang dimengerti.

“Kami sebagai para orang tua ini sebenarnya merasa kesulitan dalam memahami tugas-tugas anak kami. Karena wawasan pendidikan kami ini tidak seberapa luas, sedangkan pelajaran siswa sekarang ini lebih rumit dibandingkan dahulu,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB