Hasto Yakin Gerakan Penghijauan Risma di Surabaya Bisa Dilanjutkan Eri-Armuji

- Publisher

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto/ist

i

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto/ist


Bicarasurabaya.com- Sekitar 50 hari lebih sebelum pelaksanaan pencoblosan Pilkada Serentak 2020, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memimpin rapat koordinasi internal partainya untuk wilayah Surabaya dan Pacitan.

Rapat koordinasi itu rencananya dilaksanakan di Hotel Utami, Kota Surabaya, Jumat (23/10/2020). Namun, sebelum memimpin rapat itu, Hasto justru meminta terlebih dahulu berkeliling Kota Surabaya. Ditemani oleh Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri.

Lebih dari 1,5 jam, perjalanan keliling Kota Surabaya itu dilakukan oleh Hasto. Mereka sempat mampir di Kawasan Industri Waru yang berada di wilayah selatan Surabaya. Di sana, Hasto langsung menghubungi manajemen pengelola kawasan itu dengan sebuah saran. Yakni agar manajemen menyatukan pengelolaan kawasan dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya.

“Agar kawasan industri itu menjadi hijau. Sehingga pedestrian dibangun lebih hijau dengan taman-taman yang hijau. Lalu dibangun perpustakaan yang bisa mengambarkan aspek industri. Jadi isinya buku dan soal proses produksi industri pengolahan yang bisa dinikmati oleh kalangan umum,” urai Hasto.

Dari pemantauan dan kunjungan langsung ke lapangan, Hasto mengatakan bahwa hijaunya Surabaya semakin menunjukkan kualitas kepemimpinan kader partainya, Walikota Tri Rismaharini.

Bagi PDIP, Walikota Risma berhasil melaksanakan instruksi partai untuk gerakan menanam kembali. Hal ini yang nantinya akan dilanjutkan dan terus dikembangkan oleh pasangan calon yang diusung partai berlambang banteng itu di Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji

“Instruksi penghijauan dan Gerakan Menanam Kembali benar-benar dilaksanakan di bawah kepemimpinan Ibu Risma yang nantinya akan dilanjutkan oleh Ery-Armuji,” kata Hasto.

Baca Juga:  Eri-Armudji Unggul Lagi di Survei, Jubir: Rakyat Tak Ingin Program Baik Dihentikan

Gerakan ini memiliki makna mendalam daripada sekedar kegiatan fisik semata. Karena di dalamnya, kata Hasto, terkandung spirit untuk menanam budi pekerti, menanam kebaikan, dan patriotisme. “Semuanya itu tampak lewat hijaunya Surabaya,” tegas Hasto.

Hasto juga mengatakan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan bahwa seluruh anggota dan kader Partai tidak boleh terlena akibat kemenangan pemilu dua kali-berturut-turut. Survei memang menunjukkan betapa positifnya dukungan rakyat ke partai. Namun, itu hanyalah alar ukur dan penentu kemenangan.

“Penentu kemenangan adalah kerja di tengah rakyat. Maka kader partai terus hadir, turun ke bawah. Lakukan hal yang kongkrit untuk rakyat. Gotong royong untuk rakyat terus kita lakukan: dapur umum; jamu sehat; alat pelindung diri seperti masker; disinfektan; sosialisasi pencegahan covid dan lain-lain,” beber Hasto.

Baca Juga:  Tim Eri-Armudji Ajak Warga Surabaya Jaga Kampung Halau Politik Uang

“Gerakan menanam terus dilakukan. Partai ikut memastikan melalui Tiga Pilar Partai agar makanan pokok aman bagi rakyat. Gerakan menanam bersifat wajib,” pungkas Hasto.

Secara khusus, Hasto menjadikan momentum keliling Surabaya untuk mengingatkan semua kader partai untuk melaksanakan instruksi Megawati Soekarnoputri. Bahwa Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) disiapkan di wilayah masing-masing. Khususnya bersiap menghadapi banjir, tanah longsor, dan lain-lain.

“Mitigasi Bencana Basah disiapkan. Siapkan mekanisme pertolongan untuk Ibu dan anak-anak. Seluruh Tiga Pilar Partai wajib memelajari dampak La Nina. Ini penting,” kata Hasto. (BS01)

Berita Terkait

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya
RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%
PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi
Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029
Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan Flores hingga 2 Minggu ke Depan
Eks Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam hingga UBS Kompak Menguat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:27 WIB

3 Legislator Ditangkap dan Positif Narkoba, Ini Respons Gerindra

Rabu, 30 September 2026 - 10:36 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Diamankan Polisi di Surabaya

Rabu, 30 September 2026 - 06:35 WIB

RAPBD Surabaya 2027 Rp12,8 T, Anggaran Pendidikan Naik Jadi 22%

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:31 WIB

PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB