Kasus Demam Naik di Surabaya, Dinkes Pastikan RS dan Puskesmas Tetap Normal

- Publisher

Senin, 14 September 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

i

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicarasurabaya.com – Kasus demam dan influenza di Surabaya mengalami sedikit peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menyebut kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan memastikan pelayanan rumah sakit serta puskesmas tetap berjalan normal.

Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh.

Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh mengatakan peningkatan kasus dapat terjadi seiring perubahan cuaca dan meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Memang dalam beberapa waktu terakhir ada sedikit peningkatan kasus demam. Kondisi ini masih tergolong wajar,” kata Billy, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik. Warga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk cukup istirahat dan memenuhi kebutuhan cairan.

“Rajin memakai masker saat beraktivitas, cukup istirahat, minum air putih, dan konsumsi vitamin sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Billy juga menanggapi informasi di media sosial yang menyebut sejumlah rumah sakit di Surabaya penuh akibat lonjakan pasien demam dan influenza tipe A.

Dia memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas tetap berjalan normal. Pasien yang menjalani rawat inap merupakan mereka yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, termasuk pasien dengan gangguan pernapasan berat.

Baca Juga:  Laba Bersih SIER Naik 56 Persen pada 2025, Dividen Kembali Meningkat

Sementara pasien demam atau influenza dengan kondisi ringan pada umumnya dapat ditangani melalui layanan rawat jalan.

“Pasien yang dirawat inap adalah mereka yang memang membutuhkan penanganan lebih lanjut, seperti mengalami gangguan pernapasan berat. Sementara pasien dengan demam atau influenza pada umumnya dapat ditangani melalui rawat jalan,” jelasnya.

Dinkes Surabaya juga mengingatkan masyarakat tidak langsung mempercayai informasi mengenai kondisi rumah sakit yang beredar di media sosial jika sumbernya tidak jelas.

Baca Juga:  KA Sangkuriang Tertemper OTK di Sidoarjo, Tiga Kereta Ikut Terlambat

Rumah sakit tetap memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan medis, terutama dalam kondisi gawat darurat.

Pemkot Surabaya melalui Dinkes terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan puskesmas untuk memantau perkembangan kasus sekaligus memastikan ketersediaan tempat tidur dan tenaga kesehatan.

“Faskes kita siap. Jika ada keluhan, silakan periksa ke puskesmas terdekat terlebih dahulu. Mari sama-sama menjaga kesehatan dan tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya,” pungkas Billy. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB