Konflik Timur Tengah, Kepulangan 9.400 Jemaah Jatim Tertunda

- Publisher

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

i

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicarasurabaya.com – Sebanyak 9.400 jemaah umrah asal Jawa Timur tertahan di Arab Saudi akibat memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Kepulangan mereka ke Indonesia untuk sementara ditunda demi alasan keselamatan.

Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah Jawa Timur, Asadul Anam, membenarkan penundaan tersebut.

“Kurang lebih 9.400 jemaah asal Jatim tertunda kepulangannya,” kata Anam dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (3/3/2026).

Menurut Anam, penundaan dilakukan menyesuaikan jalur penerbangan dan kebijakan otoritas setempat di tengah eskalasi konflik kawasan. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama.

Meski demikian, ia memastikan seluruh jemaah dalam kondisi aman dan berada di bawah pendampingan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Sampai saat ini aman dan terus dalam pendampingan,” ujarnya.

Kemenhaj Jatim mengimbau keluarga jemaah di Tanah Air tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pemerintah serta otoritas Arab Saudi.

Baca Juga:  Libur Sekolah di Surabaya, Jam Malam dan Gerakan Tanpa Gawai Tetap Berlaku

Di sisi lain, pemerintah pusat juga meminta calon jemaah umrah menunda keberangkatan hingga situasi dinyatakan kondusif.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan penundaan dilakukan menyusul kondisi Timur Tengah yang belum stabil.

Ia menegaskan pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai, dan PPIU untuk memastikan jemaah terdampak tetap mendapatkan fasilitas yang aman dan layak.

Pemerintah menyatakan akan memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah lanjutan demi keselamatan jemaah.

Baca Juga:  BNNP Gerebek Jalan Kunti, Dua Pengedar Jadi Tersangka-Sembilan Direhab

Dengan ribuan jemaah masih berada di Arab Saudi, kepastian jadwal kepulangan kini sangat bergantung pada perkembangan keamanan kawasan dan kebijakan penerbangan internasional. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB