Operasi Sikat Semeru 2025, Polda Jatim Ungkap 1.443 Kasus dan 1.135 Tersangka dalam 12 Hari

- Publisher

Rabu, 5 November 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com — Kepolisian Daerah Jawa Timur mencatat hasil signifikan dari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Dalam waktu hanya 12 hari, sejak 22 Oktober hingga 2 November 2025, jajaran Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap 1.443 kasus kejahatan dan menetapkan 1.135 tersangka.

Capaian tersebut disampaikan Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Rabu (5/11/2025).

Ia menjelaskan, operasi ini digelar untuk menekan angka kejahatan konvensional yang kerap meresahkan masyarakat, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan (street crime).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi ini kami gelar untuk menekan peluang kejahatan, mengungkap jaringan pelaku, dan menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur,” ujar Kombes Widi.

Baca Juga:  Hari Anak Nasional, Khofifah Ajak Perkuat Perlindungan Anak

Sebanyak 200 personel dari satuan tugas Polda Jatim dan 2.931 personel dari jajaran polres di seluruh kabupaten/kota diterjunkan selama operasi berlangsung. Mereka disebar ke berbagai titik rawan, termasuk kawasan permukiman, perbatasan, area publik, hingga wilayah perairan.

Dari 270 target operasi yang ditetapkan, seluruhnya berhasil diungkap dengan 276 tersangka. Kasus yang paling banyak terungkap adalah pencurian dengan pemberatan (107 kasus, 109 tersangka), diikuti pencurian kendaraan bermotor (101 kasus, 101 tersangka), serta pencurian dengan kekerasan (27 kasus, 28 tersangka).

Baca Juga:  Bromo Ditutup Sementara untuk Ritual Adat Tengger pada Desember 2025–Januari 2026

Selain itu, polisi juga menindak kasus penyelundupan, kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal, serta penggunaan bahan peledak di beberapa wilayah.

Tak hanya itu, petugas berhasil mengungkap 1.173 kasus non-target operasi dengan 859 tersangka. “Untuk target operasi, capaian kami 100 persen, sementara non-target mencapai 434 persen. Ini menunjukkan kesigapan personel di lapangan,” tegas Widi.

Selama operasi, polisi menyita sejumlah barang bukti bernilai ekonomi tinggi, antara lain uang tunai Rp75,37 juta, 316 motor, 34 mobil, enam truk, dan 197 ponsel hasil curian. Petugas juga menemukan dua senjata api, 150 butir amunisi, 30 gram bahan peledak, serta puluhan senjata tajam dan alat kejahatan lainnya.

Baca Juga:  Cara Baru Menikmati Museum, Cross Musea Pertiwi Hadir di Surabaya

Tak hanya itu, operasi juga menyingkap praktik penyelundupan dan perdagangan ilegal. Polisi mengamankan 231 ekor satwa liar, termasuk enam burung cenderawasih dan empat burung nambur, serta menyita 6,5 ton ikan asin, 840 karung tepung sagu, dan enam ton bawang merah dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Pelabuhan Tanjung Perak.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum, AKBP Arbaridi Jumhur, menuturkan sebagian besar bahan peledak ditemukan di Pasuruan. “Sebagian digunakan nelayan untuk menangkap ikan, tapi ada juga yang disalahgunakan oleh pelaku curanmor untuk menakut-nakuti korban,” jelasnya. (BS/za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB