Pengamat Dukung Penataan Balai Pemuda, Demi Ruang Seni yang Terbuka

- Publisher

Senin, 11 Mei 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik seniman dengan penertiban Gedung Balai Pemuda terus berlanjut

i

Polemik seniman dengan penertiban Gedung Balai Pemuda terus berlanjut

Bicarasurabaya.com – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata kawasan Balai Pemuda mendapat dukungan dari sejumlah kalangan. Penataan itu dinilai sebagai upaya menghadirkan ruang kebudayaan yang lebih terbuka, inklusif, dan bisa diakses seluruh pelaku seni di Kota Pahlawan.

Pengamat kebijakan sosial dan kebudayaan, M. Isa Ansori, menilai kebijakan yang dilakukan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) bukan sekadar persoalan administratif. Lebih dari itu, langkah tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam memperkuat ekosistem kebudayaan kota.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah Surabaya Diserbu Warga, Minyak dan Beras Ludes

Menurut Isa, fasilitas publik seperti Balai Pemuda seharusnya menjadi ruang bersama, bukan hanya digunakan kelompok tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penataan yang disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi pada dasarnya ingin menghadirkan ruang kebudayaan yang lebih terbuka dan adil. Ruang publik harus bisa diakses seluruh talenta kreatif Surabaya,” kata Isa dalam keterangannya yang dikutip, Senin (11/5/2026).

Ia menambahkan, dalam kota yang terus berkembang, keteraturan dan transparansi pengelolaan aset publik merupakan hal yang penting. Pemkot, kata dia, memiliki tanggung jawab memastikan pusat kesenian dikelola secara sehat demi keberlanjutan aktivitas seni dan budaya.

Baca Juga:  Hari Pramuka, Khofifah Ajak Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

Isa juga menyinggung dinamika yang sempat muncul antara Pemkot Surabaya dan Dewan Kesenian Surabaya (DKS). Namun menurutnya, perbedaan pandangan merupakan bagian dari proses komunikasi dalam membangun ekosistem kebudayaan yang lebih matang.

“Tidak ada pihak yang ingin merusak. Pemkot ingin memastikan tertib administrasi dan aksesibilitas, sementara seniman ingin menjaga marwah kreativitas. Keduanya harus berjalan bersama,” ujarnya.

Penataan Balai Pemuda juga dinilai sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Pembangunan kota, menurut Isa, tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi juga harus memberi ruang ekspresi yang sehat bagi masyarakat kreatif.

Baca Juga:  Korsleting Picu Kebakaran Rumah Petak di Sukolilo

Ia berharap polemik yang terjadi bisa menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan kebudayaan di Surabaya untuk mengurangi ego sektoral dan kembali fokus membangun ruang seni yang inklusif.

“Balai Pemuda harus kembali menjadi rumah bersama bagi seniman Surabaya. Kebudayaan tumbuh bukan dari kemenangan satu pihak, tetapi dari kesediaan untuk hidup berdampingan,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB