Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus, Belum Ada Kasus Positif

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Hantavirus belum ditemukan di Kota Surabaya. Namun Dinkes tetap meminta warga untuk tenang serta waspada.

i

Kasus Hantavirus belum ditemukan di Kota Surabaya. Namun Dinkes tetap meminta warga untuk tenang serta waspada.

Bicarasurabaya.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus. Meski begitu, masyarakat diminta tidak panik karena hingga kini belum ditemukan kasus positif hantavirus di Kota Pahlawan.

Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh mengatakan, hantavirus bukan penyakit baru dan sudah lama dikenal di dunia medis. Virus tersebut diketahui ditularkan melalui tikus, namun penyebarannya bersifat sporadis dan belum memicu lonjakan kasus besar.

“Hingga saat ini di Surabaya belum ada kasus hantavirus yang terkonfirmasi positif,” kata Billy, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, gejala hantavirus umumnya menyerupai flu biasa sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan tanpa rasa khawatir berlebihan. Langkah utama yang perlu dilakukan adalah menjaga daya tahan tubuh serta memperkuat deteksi dini.

Sebagai upaya antisipasi, Dinkes Surabaya mendorong pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk transportasi publik kembali diperketat. Skrining menggunakan alat pemindai suhu elektronik dinilai penting untuk mendeteksi lebih awal warga yang mengalami gejala kesehatan tertentu.

“Kalau ada suhu tubuh di atas normal tentu perlu dipantau lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga:  Khofifah-Emil Rayakan Setahun Pimpin Jawa Timur dengan Berbagi Bersama Ojol dan Anak Yatim

Pemeriksaan tersebut direncanakan dilakukan di sejumlah titik mobilitas publik seperti bandara, pelabuhan, hingga jalur transportasi darat.

Selain pengawasan kesehatan, masyarakat juga diimbau kembali membiasakan pola hidup sehat, mulai dari istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, hingga menggunakan masker saat berada di ruang tertutup atau keramaian.

Billy mengatakan, sejumlah negara di Eropa juga mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular dengan kembali menggunakan alat pelindung diri di ruang publik.

Di sisi lain, pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan terkait mekanisme skrining hantavirus. Pemerintah pusat disebut tengah berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait panduan pelaksanaannya.

Baca Juga:  OTT KPK di Tulungagung, 16 Orang Diamankan Termasuk Bupati

“Kami masih menunggu guidance dari Kementerian Kesehatan terkait screening. Namun langkah antisipasi tetap kami siapkan,” jelasnya.

Dinkes juga mengingatkan warga yang akan bepergian ke luar negeri agar melengkapi vaksinasi seperti influenza, pneumonia, dan meningitis untuk perlindungan tambahan selama perjalanan.

“Yang paling penting masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga rutin dan pola hidup sehat,” pungkas Billy.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB