Bicarasurabaya.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Timur akan diguyur hujan pada Selasa, 11 November 2025. Intensitasnya bervariasi, mulai dari hujan ringan hingga hujan petir, terutama di kawasan selatan dan tapal kuda.
Prakiraan ini menjadi penting di tengah musim pancaroba yang membuat perubahan cuaca sulit diprediksi. BMKG mengimbau masyarakat untuk menyiapkan perlindungan saat beraktivitas, termasuk payung, jas hujan, dan perlengkapan keselamatan lain bagi pengguna kendaraan roda dua. Pembaruan prakiraan juga disarankan dipantau secara berkala.
Suhu udara di Jawa Timur diperkirakan berada pada kisaran 18–32°C, dengan kelembapan tinggi yang umumnya mencapai 70–99%. Kondisi ini berpotensi memicu hujan lokal yang cepat berubah intensitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaran Prakiraan Cuaca 38 Kabupaten/Kota di Jatim:
Wilayah dengan potensi hujan petir:
Malang, Lumajang, Sidoarjo, Tuban, Lamongan, Kota Malang, Kota Batu.
Wilayah dengan potensi hujan sedang:
Kediri, Probolinggo, Ngawi, Kota Kediri.
Wilayah dengan dominasi hujan ringan:
Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Bojonegoro, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya.
Untuk rincian suhu dan kelembapan di tiap daerah, seluruh wilayah berada dalam rentang 21–32°C dengan kelembapan mencapai 87–99% pada beberapa titik, terutama kawasan dataran tinggi seperti Kota Batu.
BMKG mengingatkan masyarakat agar merencanakan aktivitas dengan bijak, termasuk menghindari area terbuka saat terjadi hujan disertai petir. Informasi cuaca terbaru dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. (BS/za)






