Hari Otonomi Daerah 2026, Surabaya Fokus Efisiensi dan Dampak Anggaran

- Publisher

Senin, 27 April 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan layanan publik dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Senin (27/4/2026).

Upacara digelar di halaman Balai Kota Surabaya, dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Lilik Arijanto bertindak sebagai inspektur sekaligus membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri.

Dalam keterangannya, Lilik menegaskan otonomi daerah harus mendorong kinerja pemerintah yang lebih efektif, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan masyarakat.

“Anggaran harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar pengeluaran tanpa dampak,” ujarnya.

Ia menyebut, Pemkot Surabaya terus mengembangkan inovasi, khususnya melalui digitalisasi layanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Namun di tengah dinamika global, termasuk tekanan ekonomi dan energi, efisiensi menjadi kunci utama. Pemerintah daerah diminta lebih selektif dalam menggunakan anggaran dan mengurangi kegiatan seremonial.

Pesan serupa juga disampaikan pemerintah pusat. Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri, seluruh daerah diminta mengedepankan prinsip penghematan, mengoptimalkan sumber daya, serta memastikan setiap program berdampak langsung ke masyarakat.

Baca Juga:  Embarkasi Surabaya Tetapkan Jadwal Haji 2026, Ini Urutannya

Selain itu, Pemkot Surabaya juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Partisipasi publik dinilai penting untuk memperluas jangkauan pelayanan dan memperkuat kolaborasi.

“Masyarakat perlu aktif dan peduli. Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah,” kata Lilik.

Melalui momentum ini, Pemkot Surabaya berharap otonomi daerah tidak hanya menjadi kewenangan administratif, tetapi mampu menghadirkan layanan yang lebih efektif, efisien, dan dirasakan langsung oleh warga.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB