Penghematan BBM Minim, Kebijakan WFH Rabu Jatim Disorot

- Publisher

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Emil Minta Wali Murid melaporkan iuran wajib atau pungli saat daftar ulang ke hotline yang disediakan pemprov Jatim. (Foto: dok bicarasurabaya)

i

Wagub Emil Minta Wali Murid melaporkan iuran wajib atau pungli saat daftar ulang ke hotline yang disediakan pemprov Jatim. (Foto: dok bicarasurabaya)

Bicarasurabaya.com – Kebijakan work from home (WFH) setiap Rabu bagi aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Timur menuai sorotan. Meski ditujukan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), dampaknya dinilai masih terbatas dibanding kebutuhan energi harian.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut kebijakan ini merupakan bagian kontribusi daerah merespons tekanan energi global.

“Kalau diterapkan Jumat, justru berpotensi meningkatkan mobilitas. Tujuan utama kita menekan pergerakan,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Pemprov Jatim memperkirakan penghematan BBM dari kebijakan ini mencapai sekitar 108 ribu liter per bulan, berdasarkan jumlah ASN sekitar 81.700 orang.

Namun, jika dibandingkan dengan konsumsi BBM harian di Jawa Timur yang mencapai sekitar 12.150 kiloliter per hari untuk jenis Pertalite saja, angka tersebut dinilai belum signifikan.

“Penghematan ini memang belum besar, tapi tetap menjadi bagian kontribusi,” kata Emil.

Selain itu, implementasi kebijakan juga tidak menyasar seluruh ASN. Lebih dari 40 ribu ASN yang berprofesi sebagai tenaga pendidik dan tenaga kesehatan tetap bekerja normal karena berbasis layanan langsung.

Baca Juga:  Lapor Cak Eri Dibuka, Wali Kota Pantau Langsung Keluhan Warga

Kondisi ini membuat dampak pengurangan mobilitas menjadi terbatas.

Di sisi lain, muncul potensi efek turunan dari kebijakan WFH, seperti penurunan aktivitas ekonomi di sekitar perkantoran hingga perubahan pola kerja yang belum tentu merata di semua sektor.

Meski demikian, Pemprov Jatim memastikan produktivitas ASN tetap terjaga melalui sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) berbasis bulanan.

Pengalaman saat pandemi juga menjadi dasar bahwa sistem kerja jarak jauh tetap bisa berjalan efektif.

Baca Juga:  Banjir Pasuruan Dipicu Hujan Lebat, Khofifah Pastikan Penanganan

Pemprov menegaskan kebijakan ini akan terus dievaluasi, terutama untuk mengukur keseimbangan antara efisiensi energi dan kualitas layanan publik.

Dengan kontribusi penghematan yang relatif kecil, kebijakan WFH Rabu di Jawa Timur kini menjadi uji efektivitas—apakah mampu memberi dampak nyata terhadap konsumsi energi, atau sekadar langkah simbolis di tengah tekanan global.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB