Hadapi Cuaca Ekstrem, Surabaya Perkuat Sistem Mitigasi Bencana

- Publisher

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Surabaya mengajak warga untuk selalu waspada serta kesadaran individu dengan melakukan mitigasi bencana mengurangi korban saat etrjadi bencana. (Foto: Dok Humas Pemkot/bs)

i

Pemkot Surabaya mengajak warga untuk selalu waspada serta kesadaran individu dengan melakukan mitigasi bencana mengurangi korban saat etrjadi bencana. (Foto: Dok Humas Pemkot/bs)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tak cukup bertumpu pada pemerintah. Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem hingga gempa, setiap warga diminta menjadi “benteng pertama” yang memahami langkah penyelamatan diri.

Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan kesadaran individu adalah kunci mitigasi.
“Setiap warga harus tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi,” ujarnya, Rabu (11/12/2025).

Ia mencontohkan, saat hujan deras atau angin kencang, warga yang sadar risiko tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame, tetapi mencari bangunan aman atau menunda perjalanan. Langkah-langkah sederhana semacam ini, kata Irvan, menjadi mitigasi paling konkret.

Berdasarkan pemetaan BPBD, potensi bencana yang paling perlu diwaspadai yakni:

  • Gempa bumi,
  • Cuaca ekstrem,
  • Kebakaran, termasuk insiden pohon tumbang akibat angin kencang.

Mitigasi terhadap risiko tersebut dilakukan lewat edukasi lintas lembaga, mulai dari sekolah hingga komunitas warga.

BPBD menggerakkan program Satuan Pendidikan Siaga Bencana untuk siswa PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta. Edukasi dilakukan bersama berbagai OPD lain, seperti DLH, DSDABM, DPKP, hingga Satpol PP.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Tembus Rp 2,94 Juta

Kolaborasi ini kini merambah ke pondok pesantren. OPD terkait melakukan edukasi dan pemeriksaan infrastruktur, mulai pengelolaan sampah, perawatan saluran air, hingga pengecekan kondisi bangunan pesantren.

Untuk mempercepat penanganan insiden, BPBD memperluas akses pelaporan darurat. Selain Call 112, warga kini bisa mengirim laporan lewat WhatsApp di nomor 0811-3111-2112.

Pemkot juga menambah 10 posko terpadu yang tersebar di seluruh Surabaya dan beroperasi 24 jam. Posko ini ditempatkan di kawasan strategis seperti Arif Rahman Hakim, Wiyung, Jemursari, Dukuh Pakis, Tandes, hingga Dukuh Menanggal.

Baca Juga:  Antisipasi Tahun Baru, Dishub Jatim Siapkan One Way ke Malang–Batu

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, mengingatkan bahwa mitigasi bencana juga bergantung pada kepedulian bersama.

“Gotong royong itu sangat efektif. Warga bisa mulai dari memastikan saluran air bersih dan menyiapkan dokumen penting saat musim hujan,” ujarnya.

Linda menambahkan, disiplin berlalu lintas pun menjadi bagian dari mitigasi karena banyak kerugian justru muncul dari ketidakwaspadaan di jalan raya. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB